Meski El bukanlah darah dagingnya, namun rasa sayangnya ini merupakan wujud dari cinta tanpa syarat.
"Definition of unconditional love kalau orang tanya what is love? That's love," jelas Vincent.
Awalnya Vincent sempat merasa heran mengapa ia bisa sangat menyayangi El Barack.
Baca Juga: Dituduh Penyebab Trauma Anak-anaknya, Paula Verhoeven Berikan Bukti Bantahan di Pengadilan
"At first itu kayak what is this? how? Kok bisa? Cuman it's about you know something kita feel something about person kan? tanpa ada alasan tiba-tiba, klik aja gitu,"
Namun Vincent merasa memiliki 'koneksi' dengan El, yang membuatnya amat menyayangi putranya tersebut.
"And I ask my self juga 'Vin kok lo bisa karena kan ini algoritmanya beda' tau kan ini hal yang berbeda dan kita maksa diri tau kan? dan pertanyaan ini juga aku tanya ke diri aku sendiri 'kok bisa Vin?' Sampai detik ini aku enggak bisa menemukan jawabannya, tapi aku ngerasain cinta," bebernya.
Vincent juga sangat bersyukur akan kehadiran El di hidupnya.
"He's the best son in the world. He's the best. Aku malah lebih deket sama dia (El Barack) dibandingin sama Baby Don dan baby Hagia. Aku ngabisin waktu lebih banyak sama dia. Aku selalu sama dia," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini