Kamis, 4 Juni 2026

Gus Miftah Akui Sulit Merubah Kebiasaan Meski Pernah Viral Gegara Hina Penjual Es Teh, Perkataannya saat Ceramah Kembali Tuai Kritik

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 30 Januari 2025 | 13:00 WIB
Potret Gus Miftah dan kebiasannya berdakwan kembali jadi sorotan usai menuai kontroversi pasca berkata kasar pada penjual es teh. (Instagram/gusmiftah)
Potret Gus Miftah dan kebiasannya berdakwan kembali jadi sorotan usai menuai kontroversi pasca berkata kasar pada penjual es teh. (Instagram/gusmiftah)

Namun, setelah viralnya insiden dengan pedagang es teh, Gus Miftah berusaha untuk mengontrol tidak lagi melontarkan kata-kata kasar saat berdakwah.

Gus Miftah juga berkelakar akan mengucap kata-kata yang baik karena perkataan kasarnya malah membuat orang lain mendapat berkah.

"Yang penting sekarang aku gak mungkin gobl*k-gobl*kin orang nanti malah jadi berkah buat kalian. Aku khawatir kalian malah jadi kaya nanti," candanya yang disambut tawa para ulama lainnya termasuk Habib Zaidan yang mendampinginya saat itu.

"Sekarang nggak pakai kata-kata gobl*k, aku ganti jadi pinter-pinter gitu lho. Atau kalau lihat cewek cantik, ucapin Subhanallah, gitu ya. Masya Allah, memang luar biasa netizen ini," ujarnya, yang membuat jemaah tertawa.

Pernyataan Gus Miftah dalam ceramahnya itu pun kembali mengundang kritikan dan memicu perbincangan hangat di media sosial.

Banyak warganet yang menilai Gus Miftah masih tetap mempertahankan gaya dakwahnya yang ceplas-ceplos dan terkesan kurang menjaga tutur kata meskipun sempat mendapat kritik keras.

"Selama ini Gus Miftah punya tabiat suka beecanda ngomongnya ceplas-ceplos, ya susah dirubah kalo udah kebiasaannya begitu, tapi ya bisa minta maaf setelahnya, kalo diulangi lagi ya sama saja, gak ada perubahan," komentar salah satu netizen.

Bahkan, ada warganet yang menyayangkan bahwa Gus Miftah masih tetap diundang berceramah meski pernah menuai kontroversi.

Sebagian juga mengingatkan bahwa sebagai seorang pendakwah, perkataan dan sikapnya akan menjadi contoh bagi banyak orang.

"Ulama perkataannya kaya gini kok ya masih aja dapat panggung, masih bisa ceramah di mana-mana. Semoga gak keulang lagi ngomong yang jelek-jelek, rugi di akhirat nanti ulama katanya dihisab duluan paling berat hukumannya apalagi kalo ngomongnya gak baik malah jadi contoh jelek buat orang lain," tulis netizen lainnya.

Ada pula warganet yang mengutip hadits yang mengingatkan bahwa setiap orang akan dibangkitkan dan dihakimi oleh Allah sesuai dengan amalan dan kebiasaannya selama hidup.

"Dalam hadits diriwayatkan Imam Muslim bahwa setiap orang akan dibangkitkan dan dihakimi oleh Allah berdasarkan amalan, perilaku dan kebiasaan selama hidupnya. Hadits ini mengingatkan kita untuk selalu bersikap baik. Makanya, banyak ulama menjaga kesopanannya, karena mereka sadar mereka jadi contoh sebagai pemuka agama dan tanggung jawabnya berat di akhirat nanti," komentar netizen lainnya..***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @lambe_danu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X