"Itu polling atau survei harus ada disclosure, mereka ada kontrak sama siapa masalahnya gitu. Padahal polling harus jujur gak boleh membentuk persepsi yang tidak benar. Rakyat kan sudah tidak bodoh," pungkasnya.
Pernyataan tersebut dikatakan Prabowo di hadapan awak media pada 22 Januari 2022 lalu. Tak hanya sekali, Prabowo juga pernah menyampaikan ketidakpercayaannya terhadap hasil survei Pemilu Presiden 2019 yang tidak menguntungkannya.
Namun kini, hasil survei yang menunjukkan angka kepuasan tinggi masyarakat yang menguntungkan bagi Prabowo justru tidak mendapat bantahan darinya.
Postingan menohok Fedi Nuril ini menyindir Prabowo bak "menjilat ludahnya sendiri". Prabowo yang dulu pernah skeptis dengan hasil survei, kini tak merespons karena hasil survei yang menguntungkannya itu dianggap valid.
Cuitan Fedi Nuril pun mengundang beragam komentar dari warganet yang ikut menyindir hasil survey kepuasan 100 hari Prabowo-Gibran.
Tak sedikit warganet mengku keheranan dan meragukan hasil survei lantaran banyaknya masalah yang dihadapi negara selama 100 hari pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Aneh juga ya sampe 80%, padahal parcok lagi banyak masalah, kasus judol gak tuntas-tuntas, MBG masih banyak pro kontra, pejabat pada blunder (inget RI 36), ah sudahlah," sindir salah satu netizen.
"Pelan-pelan bro, situ yang ngetik gue yang ngilu. Tapi survei ini perlu dipertanyakan karena 80 persen yakin bahwa Prabowo tak jauh beda dari Mulyono," komentar salah satu netizen.
"Akhirnya kena ulti Fedi Nuril. Dulu Pak Prabs gak percaya hasil survei yang jelek buat dia, kalo bagus dan menguntungkan dia udah pasti diklaim lah," sindir netizen lainnya.
Sementara itu, hasil survei dari lembaga lain menunjukkan angka yang berbeda dari Litbang Kompas.
Rapor 100 Hari Prabowo-Gibran dari Celios menunjukkan bahwa Prabowo hanya mendapat nilai rata-rata 5 dari 10, sementara Gibran lebih rendah dengan nilai 3 dari 10.
Hasil survei ini dilakukan dengan menghimpun pendapat dari jurnalis yang memantau langsung kinerja Presiden-Wapres dan Kabinet Merah Putih selama 100 hari Pemerintahan Prabowo-Gibran.
Sindiran Fedi Nuril terhadap Prabowo yang menjadi perhatian publik ini menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin kritis dalam menilai setiap hasil survei, apalagi jika tak sesuai dengan kenyataan yang dicapai pemerintah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Digadang-Gadang Jadi Duta Poligami! Reaksi Pemain Film yang Kerap dapat Peran Punya 2 Istri, Fedi Nuril: Sebenarnya...
Kritik Terbaru Fedi Nuril! Pertanyakan Anggaran Pendukung Kenaikan PPN 12 Persen, Netizen: Buzzer...
Pro Kontra Polemik Kenaikan PPN 12 Persen, Fedi Nuril Sindir Buzzer yang Ramaikan Tagar PPN Memperkuat Ekonomi
Geger Rencana Kenaikan PPN 12 Persen, Fedi Nuril Sentil Prabowo Subianto hingga Sebut Jokowi: Ucapan Bapak...
Skak Mat! Fedi Nuril Beri Rekasi Menohok Saat Diminta Berhenti Urusi Politik: Tidak Usah...