Kariernya sebagai pendakwah televisi bermula dari ceramah di Kendari. Rekaman ceramah itu dijadikan CD hingga diunggah ke YouTube. Dari situ, stasiun TV mulai meliriknya.
Acara “Islam Itu Indah” di Trans TV menjadi langkah besar dalam kariernya. Program ini telah berjalan selama 13 tahun.
3. Ciri Khas Salam “Jamaah Oh Jamaah”
Salam ini menjadi identitas Ustadz Maulana saat berdakwah. Salam tersebut tidak hanya dikenal di TV, tetapi juga di berbagai ceramahnya. Namun, salam ini yang diduga menjadi bahan sindiran Gus Miftah.
4. Pendakwah dengan Sentuhan Humor
Salah satu kekuatan ceramah Ustadz Maulana adalah humornya. Gaya ini dianggap segar oleh sebagian jamaah, meskipun ada yang merasa kurang cocok.
Humor digunakan Maulana untuk mendekatkan ajaran Islam kepada masyarakat dengan cara yang ringan.
5. Status Duda dan Peran di Keluarga
Di balik layar, Ustadz Maulana merupakan seorang duda. Meski demikian, ia tetap aktif berdakwah dan menjaga peran pentingnya sebagai figur keluarga.
Terlepas dari itu, perjalanan karier Ustadz Maulana penuh inspirasi. Sosoknya menjadi bukti bahwa dakwah bisa dilakukan dengan berbagai cara.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Foto Lawas Gus Miftah saat Menikah Beredar di Media Sosial, Disebut Mirip Gibran Rakabuming Raka! Netizen: Fufufafa?
Menyesal Undang Gus Miftah, Andy F Noya Sampai Geleng-geleng Kepala, Kenapa?
Tak Cuma Blangkon, Rambut Gus Miftah Juga Ditawar dengan Harga Fantastis oleh Pengusaha Tajir Jakarta, Segini Nilainya
Gus Miftah Mengaku Potongan Rambutnya Ditawar Miliaran, Warganet: Rambut Hahal, Harga Diri?
Borok Ponpes Ora Aji Milik Gus Miftah Terbongkar, Pengunjung Diperlakukan Bak Pengemis hingga Bikin Macet Kalau Bikin Acara