Lantas apa itu trauma bonding yang kerap dialami oleh korban KDRT?
Trauma Bonding adalah merupakan keterikatan yang dirasakan korban terhadap pelaku kekerasan.
Baca Juga: Jadi Korban KDRT, Polri Pastikan Cut Intan Nabila dan Anak Mendapat Trauma Healing
Keterikatan ini berhubungan dengan pola kekerasan berulang.
Seperti yang diketahui, berdasarkan pengakuan Armor Toreador, ia telah melakukan lebih dari 5 kali kekerasan terhadap Cut Intan Nabila.
Trauma bondong sendiri terbentuk dari sikluk kekerasan dan penguatan positif.
Biasanya, setelah melakukan kekerasan, pelaku akan menyatakan penyesalan, cinta hingga berjanji akan berubah.
Bahkan seorang terapis bernama Ivy Kwong LMFT mengatakan pelaku kekerasan biasanya akan menyakiti dan menenangkan korban secara bergantian.
Sementara itu, dikutip SketsaNusantara.id dari situs Verywellmind, trauma bonding menjadi salah satu alasan mengapa meninggalkan situasi kekerasan bisa membingungkan dan membebani korban.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Makin Panas! Ustadz Salim A Fillah Ikut Buka Suara Tentang Paskibraka Putri Diduga Dilarang Pakai Hijab, Nyenggol Ketus BPIP
Siapa Orang Tua Armor Toreador? Netizen Ungkap Sosok Wanita Diduga sebagai Ibu Mertua Cut Intan Nabila
Bikin Geram! Armor Toreador Laporkan Balik Orang-Orang yang Menyerangnya, Gak Mau Namanya Tercemar
Sebelum Kasus KDRT, Armor Toreador Hampir Masuk Bui Gara-Gara Lakukan Ini, Fix Cowok Red Flag
Dibikin Malu Armor Toreador, HIPMI Pecat Suami Cut Intan Nabila dengan Tidak Terhormat, Imbas Kasus KDRT
Siapa Angela Lee? Selebgram yang Jadi Tersangka Kasus Penipuan Tas Mewah, Pernah Dipenjara
Waduh! Cut Intan Nabila Dirumorkan Cabut Laporan dan Rujuk dengan Armor Toreador, Netizen: Lesti Kejora Part 2