Kamis, 4 Juni 2026

Asal-usul Malam Tirakatan 17 Agustus, Tradisi Masyarakat Jawa Sambut Kemerdekaan Sudah Ada Sejak Sultan Hamengkubuwono IX?

Photo Author
Anisa Maharani, Sketsa Nusantara
- Selasa, 6 Agustus 2024 | 20:45 WIB
Ilustrasi Sri Sultan Hamengkubuwono IX. (Tangkapan layar YouTube JinggLang Channel )
Ilustrasi Sri Sultan Hamengkubuwono IX. (Tangkapan layar YouTube JinggLang Channel )

SketsaNusantara.id - Momen Hari Kemerdekaan Indonesia jatuh pada tanggal 17 Agustus setiap tahunnya.

Kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari perjuangan para pahlawan yang merebut kedaulatan dari tangan penjajah.

Setiap bulan Agustus, momen kemerdekaan selalu menjadi hari yang ditunggu.

 Baca Juga: Di Mana Pusat Pelaksanaan Upacara HUT ke-79 RI? Ini Agenda Acara Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia 2024, Bakal Digelar Hybrid dari 2 Lokasi

Selain karena hari ulang tahun Indonesia, yang membuat makin semangat adalah kegiatan dan acara lomba 17-an.

Lomba-lomba agustusan menjadi momentum sebagai bentuk perjuangan dan semarak kemerdekaan.

Ada sejumlah tradisi yang dilakukan masyarakat saat sambut Hari Kemerdekaan Indonesia, salah satunya malam tirakatan 17 Agustus.

 Baca Juga: 15 Link Desain Background HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Cocok untuk Banner Spanduk dan Poster 17 Agustus

Tradisi tirakatan malam 17 Agustus dikenal sebagai kegiatan turun-temurun masyarakat Jawa.

Kegiatan ini identik atau serupa dengan kegiatan kenduri atau selamatan pada acara khas masyarakat Jawa lainnya.

Bagaimana asal-usul malam tirakatan 17 Agustus dilakukan? Tradisi masyarakat Jawa ini ternyata sudah turun temurun.

Baca Juga: 17 Lagu Pop hingga Rock Jedag-Jedug Bertema Kemerdekaan, Cocok untuk Karnaval juga Iringan Lomba Agustusan

Dikutip SketsaNusantara.id dari laman surakarta.go.id pada 6 Agustus 2024, tradisi malam tirakatan 17 Agustus juga disebut dengan malam pitulasan.

Tak bisa terpisahkan dari rangkaian semarak Kemerdekaan Indonesia, malam tirakatan biasanya dilakukan ramai-ramai oleh penduduk setempat.

Halaman:

Editor: Anisa Maharani

Sumber: surakarta.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X