Pada lagu ini menceritakan kisah awal munculnya telepon langsung antara Indonesia dengan Belanda pada tahun 1929 dan liriknya menggambarkan kesedihannya yang mendalam.
Ceritanya ada seorang Oma di Belanda yang tertatih untuk datang ke kantor telegraf demi bisa menghubungi anaknya yang tinggal di Bandung.
Oma itu meminta tolong kepada petugas kantor telegraf itu dan akhirnya bisa tersambung dengan anaknya di Bandung.
Ia merasa senang sekaligus terharu karena bisa mendengar suara anaknya, namun Sang Oma meninggal dunia ketika telepon belum ditutup.
3. Arm Den Haag-Kasian Deh Den Haag
Lagu ini menceritakan rasa kekecewaan yang harus dirasakan oleh Wieteke van Dort karena tidak bisa kembali ke Surabaya dan juga bentuk sindiran kepada Pemerintahan Kolonial Belanda.
Ia menyebutkan bahwa ada banyak hal yang sangat berbeda antara Indonesia dengan Belanda, termasuk kuliner yang kaya akan rasa dan rempah-rempah yang tidak tersedia di Belanda.
Selain itu, Indonesia mempunyai alam tropis yang sejuk dan bunga-bunga yang tumbuh bebas di alam terbuka.
Mungkin Belanda memang kaya dan bisa membuat masakan Indonesia, namun itu semua tidak cukup untuk mengobati rasa rindunya pada tempat dimana ia dilahirkan tersebut.
Itulah tadi beberapa lagu milik Wieteke van Dort yang kebanyakan berunsur budaya Indonesia yang dipadukan dengan Belanda.
Selamat jalan dan beristirahatlah dengan tenang untuk Wieteke Van Dort alian Tante Lien. Terima kasih atas karya seni lagunya yang banyak menceritakan keindahan Indonesia.***
Artikel Terkait
Blusukan Sapa Warga Tangerang Selatan, Marshel Widianto Usung 'IMUT' untuk Sukseskan Pilkada 2024
Balikan! Lee Juwon dan Lee Seo Kyung EXchange 3 Akhirnya Go Public, Pamer Kemesraan di Youtube
Nagita Slavina Hamil Anak Ketiga? Irfan Hakim Janji Tak Buka Suara: Doa Pas Haji...
Merinding! Rossa Ngaku Sudah Bikin Surat Wasiat, Ternyata Alasannya Karena Ini...
5 Fakta Pernikahan Aaliyah Massaid dan Thariq Halilintar yang Akan Digelar Bulan Juli, Numpang Nikah di...
Profil Dali Wassink, Suami Jennifer Coppen yang Meninggal Dunia di Usia Muda, Keturunan Mana?