"Ini kan di media sosial, ya, jejak digital itu susah dihilangkan. Jangan sampai nanti anak-anak dari Ibu Sarwendah ini suatu waktu bisa melihat itu lagi," tegasnya.
Ketika ditanya mengenai peluang penyelesaian secara damai dengan pihak terlapor, Korbinianus menyebut pembahasan tersebut masih terlalu dini. Saat ini fokus utama adalah mengikuti proses hukum yang sedang berjalan.
"Itu masih jauh, ya. Masih jauh ke sana, ini kan masih proses penyelidikan," ujarnya.
Sementara itu, Sarwendah memilih tidak banyak memberikan komentar. Ia menyerahkan seluruh penjelasan kepada tim kuasa hukumnya dan hanya memastikan bahwa seluruh dokumen yang dibutuhkan penyidik telah disampaikan.
"Laporannya sudah ada semuanya. Terima kasih, biar mereka (kuasa hukum) saja yang nanti menjelaskan," kata Sarwendah singkat.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa penyebaran informasi di media sosial memiliki konsekuensi hukum apabila terbukti mengandung unsur fitnah maupun pencemaran nama baik. Proses penyelidikan kini masih berlangsung dan kepolisian akan menindaklanjuti laporan berdasarkan bukti yang telah diserahkan oleh pihak pelapor.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
KPAI Buka Suara Soal Polemik Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah, Tekankan Hak Tumbuh Kembang Anak
Konflik Memanas, 3 Poin Utama Aduan Ruben Onsu ke KPAI soal Hak Bertemu hingga Dugaan Eksploitasi Anak, Siap-Siap Sarwendah Bakal Dipanggil KPAI?
Momen Haru Ruben Onsu Bertemu Dua Putrinya Jelang Berangkat Umrah, Putri Sulung Sarwendah Langsung Memeluk Sang Ayah
Sarwendah Temui Komnas Perempuan Demi Anak-anak, Kuasa Hukum Beberkan Tujuan dan Fakta yang Disampaikan ke Komisioner
Bukan Hanya Sarwendah, Minola Sebayang Ungkap Lingkungan Sekitar Ikut Dilaporkan dalam Aduan Ruben Onsu ke KPAI
Kuasa Hukum Sarwendah Tantang Ruben Onsu Hadir Langsung dalam Pertemuan 11 Juli 2026, Benarkah Komitmen Demi Akhiri Konflik dan Lindungi Anak?