Tak hanya itu, muncul pula anggapan dari sebagian pengguna media sosial yang mengaitkan kasus tersebut dengan sikap Nadhif yang dinilai mendukung komunitas LGBT.
Menanggapi hal itu, Nadhif memberikan klarifikasi dan menjelaskan bahwa dirinya tidak sedang berbicara mengenai orientasi seksual siapa pun.
Ia menegaskan bahwa persoalan yang ia soroti adalah tindakan pelecehan yang bisa dilakukan oleh semua orang dan kejadian ini dapat menimpa siapa saja.
"Bukan berarti aku punya masalah dengan komunitas itu sama sekali. Aku bukan anti (atau sekutu), tapi aku punya banyak teman dari komunitas itu dan aku sangat menghormati mereka. Fakta bahwa ini terus-menerus terjadi membuatnya semakin buruk," tulisnya.
Melalui penjelasan tersebut, Nadhif menekankan bahwa rasa hormat terhadap teman-temannya dari berbagai latar belakang tidak dapat dijadikan pembenaran atas tindakan pelecehan yang ia alami.
Nadhif juga mengaku baru benar-benar memahami beratnya menjadi korban setelah mengalami sendiri kejadian tersebut.
"Dan itulah mengapa saya mengangkat topik ini sebagai sebuah kekhawatiran karena saya tidak tahu bagaimana rasanya sampai saya mengalaminya sendiri," ungkapnya.
Di akhir unggahannya, Nadhif menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud mencari simpati dan berpesan untuk tidak melontarkan komentar tak pantas di media sosial kepada siapa pun.
"Ini hanya untuk memberikan perspektif dan untuk memberikan konteks kepada kalian semua mengapa aku memutuskan untuk berbicara tentang ini. Tidak boleh selamanya begini, teman-teman. tolong berhenti melakukan semua ini," pesannya.
Ungkapan Nadhif Basalamah menuai simpati dan dibanjiri dukungan warganet yang menunjukkan bahwa laki-laki pun tak luput jadi korban pelecehan.
Warganet lain juga menegaskan bahwa status sebagai figur publik bukan berarti seseorang kehilangan hak untuk dihormati.
Publik pun menilai semua orang bebas berekspresi dan mengeluarkan pendapat dan tak seharusnya mendapat komentar negatif apalagi sampai membuatnya merasa tidak nyaman.
Banyak yang mengingatkan bahwa siapa pun berhak mendapatkan perlindungan dan rasa aman saat beraktivitas di media sosial.
Artikel Terkait
Nadin Amizah Menangis Ungkap Pelecehan Kembali Terjadi saat Tampil di Panggung
Nadin Amizah Alami 2 Kali Pelecehan Fisik, Bagaimana dengan Dampak Psikisnya?
Ada Nadin Amizah hingga Amanda Manopo, 8 Artis Wanita Ini Speak Up Pernah Jadi Korban Pelecehan, Berulang Kali Terjadi di Tempat Umum!
Hesti Purwadinata Beri Dukungan untuk Korban Pelecehan Seksual di Tengah Polemik Mohan Hazian, Warganet Singgung Circle Pertemanannya di Dunia Hiburan
Hampir Jadi Korban Rudapaksa, Erika Carlina Justru Ajak Pelaku ke Hotel untuk Menghindari Pelecehan saat Naik Taksi Online, Ternyata Ini Alasannya
Marshanda Peluk dan Dukung Korban Pelecehan yang Kini Diangkat Jadi Film 'Saat Aku Bersuara', Bongkar Apa Saja Kesulitannya Saat Perankan dan Syuting