Tak hanya membela Abidzar, Umi Pipik juga mengenang perjalanan hidup mendiang suaminya, Ustaz Jefri Al Buchori yang pernah berkecimpung di dunia hiburan jauh sebelum dikenal sebagai pendakwah.
Sebagai infromasi, Uje pernah menjadi penari di klub hiburan malam, aktif sebagai model, hingga membintangi sejumlah sinetron di era tahun 1990-an.
Kemampuan aktingnya bahkan sempat mengantarkannya meraih penghargaan Pemeran Pria Terbaik dalam ajang Sepekan Sinetron Remaja TVRI pada tahun 1991.
Mendiang sempat ramai disorot setelah terjerumus kasus penyalahgunaan narkoba akibat pengaruh dunia hiburan malam. Namun, Uje akhirnya mendapat hidayah, bertobat, dan mengabdikan hidupnya untuk berdakwah hingga akhir hayat.
Melihat pengalaman hidup Uje itulah yang membuat Umi Pipik menilai perjalanan hidup seseorang tidak bisa diukur hanya dari profesinya saat ini.
"Anda tahu Uje dulu juga pernah kerja sama dancer Dufan, pemain sinetron, tapi ending-nya tahu kan? Jadi enggak berhak anda menilai orang dengan profesinya. Dan enggak bisa anda menghakimi orang!" tegasnya.
Lebih lanjut, Umi Pipik mengungkapkan bahwa dirinya justru mendorong Abidzar untuk tetap menyebarkan nilai-nilai kebaikan di lingkungan tempatnya bekerja. Ia juga menilai putranya berdakwah dengan caranya sendiri selama berada di lokasi syuting.
"Abidzar juga saya suruh dakwah dengan cara dia di tempat syuting. Saat adzan break dulu, ajak yang lain sholat. Jadi jangan sempit pikiran anda. Semoga rezeki anda berkah," lanjutnya.
Di tengah polemik tersebut, tak sedikit warganet yang ikut memberikan dukungan kepada Abidzar. Banyak yang menilai aktor berusia 24 tahun itu bekerja secara profesional dengan tujuan mulia untuk meringankan beban ibunya yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga.
Perdebatan mengenai adegan dalam sinetron yang melibatkan lawan jenis memang kerap muncul di tengah masyarakat.
Dalam pandangan mayoritas ulama, bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahram merupakan hal yang dilarang dalam syariat Islam.
Namun, respons Umi Pipik menunjukkan bahwa sebagai seorang ibu, ia memilih mengedepankan doa, nasihat, dan pendekatan yang lembut dibandingkan memberikan penghakiman kepada anaknya sendiri.
Baginya, setiap orang memiliki perjalanan hidup dan cara berdakwah yang berbeda. Dukungan dari orang tua sangat penting dengan menghargai setiap proses yang dijalani dan terus berusaha mengarahkan sang buah hati kepada kebaikan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Bikin Haru, Almarhum Uje Tampak 'Hadir' di Foto Pernikahan Adiba Khanza, Umi Pipik: Sempat Datang dalam Mimpi dan Titip Pesan...
Heboh! Abidzar Mendadak Vakum dari Dunia Hiburan Usai Somasi Haters yang Menghina Umi Pipik, Imbas Film A Business Proposal Dihujat?
Ditemani Abidzar, Umi Pipik Laporkan 2 Akun yang Diduga Lakukan Pencemaran Nama Baik, Ini Ancaman Bagi Pelaku
Adiba Khanza dan Egy Maulana Gelar Gender Reveal Calon Bayi, Umi Pipik Siap Dapat Cucu Pertama!
Imbas Konflik AS-Israel dan Iran, Umi Pipik Cancel Keberangkatan Umrah Demi Keselamatan Jemaah
13 Tahun Kepergian Ustadz Uje, Umi Pipik Kenang Pesan Terakhir yang Mengubah Jalan Hidupnya