SketsaNusantara.id - Suasana penuh haru menyelimuti peringatan haul ke-13 Ustadz Jefri Al Buchori yang digelar di Jakarta baru-baru ini. Dalam momen tersebut, Umi Pipik kembali mengenang sosok suaminya yang telah wafat lebih dari satu dekade lalu.
Bagi Umi Pipik, waktu tidak serta-merta menghapus rasa kehilangan. Justru, setiap peringatan haul menjadi pengingat akan perjalanan hidup yang pernah ia lalui bersama sang suami, sekaligus membuka kembali memori tentang pesan terakhir yang begitu membekas.
Ia mengungkapkan, sebelum meninggal dunia, Ustadz Uje sempat menitipkan sebuah pesan singkat yang hingga kini masih ia pegang teguh. Pesan tersebut bukanlah sesuatu yang rumit, melainkan ajakan sederhana untuk menjalani hidup dengan maksimal dalam beribadah.
Menurut Umi Pipik, inti dari pesan itu adalah tentang keikhlasan dalam memberikan yang terbaik kepada Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. Nilai tersebut kemudian menjadi fondasi yang membentuk cara pandangnya dalam menjalani hari-hari setelah kepergian sang suami.
Tak hanya itu, ia juga mengingat bagaimana Ustadz Uje mendorongnya untuk berani melangkah di jalan dakwah. Pada saat itu, Umi Pipik mengaku belum memiliki kepercayaan diri untuk tampil dan berbicara di hadapan banyak orang.
Namun, dorongan tersebut perlahan mengubah dirinya. Ia mulai memahami bahwa dakwah tidak selalu harus dilakukan secara formal, melainkan bisa dimulai dari hal kecil.
“Beliau pernah bilang, sampaikan saja walau satu ayat,” ujarnya mengenang.
Seiring waktu, peran Umi Pipik pun berkembang. Ia kini dikenal sebagai pendakwah yang aktif mengisi berbagai kegiatan keagamaan. Meski demikian, ia tetap memegang prinsip bahwa dakwah adalah tanggung jawab setiap individu, bukan hanya milik tokoh agama.
Dalam pandangannya, setiap orang memiliki ruang dan cara tersendiri untuk menyampaikan kebaikan. Hal ini pula yang dahulu dicontohkan oleh Ustadz Uje semasa hidupnya.
Ia menceritakan, almarhum tidak selalu berdakwah di mimbar. Terkadang, pendekatan yang digunakan justru melalui komunitas yang ia tekuni, seperti dunia otomotif dan pergaulan sehari-hari.
Pendekatan serupa juga dilakukan oleh sejumlah tokoh lain, salah satunya Opick yang menyampaikan pesan keagamaan lewat karya musiknya.
Artikel Terkait
Souvenir Mewah Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Terungkap, Fadel Muhammad dan Istri Pamerkan Logam Mulia Hingga Tumbler Branded
HPL Makin Dekat, Maia Estianty Doakan Bayi Alyssa Daguise dan Al Ghazali Lahir setelah Acara Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Selesai
Ayah Kandung Absen, Terkuak Sosok Wali Hakim Syifa Hadju saat Akad dengan El Rumi
Ratu Meta Angkat Bicara soal Utang Rp100 Juta, Sempat Dimaki-maki Anissa Bahar akibat Penipuan Oknum NF
Unggahan Habib Jafar di Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju Bikin Publik Tersentuh, Filosofinya soal ‘Rumah’ Jadi Sorotan
Bukan Hanya Larang Jule Temui Anak, Na Daehoon Kini Ambil Langkah Drastis di Media Sosial, Ada Apa?