Minggu, 7 Juni 2026

Kirdi Putra Soroti Gestur Klarifikasi Sarwendah, Sebut Ada Pesan Tak Terucap hingga Ucapan dan Bahasa Tubuh yang Tak Sinkron

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 7 Juni 2026 | 11:00 WIB
Pakar komunikasi Kirdi Putra (kanan) soroti klarifikasi Sarwendah (kiri) (Kolase Instagram @maskirdiputra, sarwendah29)
Pakar komunikasi Kirdi Putra (kanan) soroti klarifikasi Sarwendah (kiri) (Kolase Instagram @maskirdiputra, sarwendah29)

"Apakah disebut? Jawabannya tidak ada," ujarnya sebagaimana dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Reyben Entertaiment.

Ia juga menilai alasan permintaan maaf yang disampaikan Sarwendah masih bersifat umum dan tidak secara langsung menjelaskan pernyataan mana yang menjadi pokok persoalan.

Baca Juga: Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Suara soal Video Permintaan Maaf Sarwendah, Sebut Ada Sosok yang Justru Belum Disinggung

Gestur Tangan hingga Ekspresi Wajah Jadi Sorotan

Selain isi pernyataan, pakar tersebut juga mengamati bahasa tubuh Sarwendah selama video berlangsung.

Menurutnya, posisi tangan yang saling menggenggam terlihat cukup kuat ketika Sarwendah membahas anak-anaknya, sementara menjelang akhir video, genggaman tersebut mulai mengendur.

Ia menilai perubahan tersebut menunjukkan adanya perbedaan tingkat kenyamanan emosional saat membahas topik tertentu.

Tak hanya itu, ekspresi wajah juga menjadi bagian yang diamatinya.

"Tarikan garis bibirnya itu sebenarnya lebih cenderung agak hampir senyum," katanya.

Menurut pengamatannya, ekspresi tersebut tidak sepenuhnya selaras dengan pesan kesedihan atau penyesalan yang sedang disampaikan secara verbal.

Baca Juga: Permintaan Maaf Sarwendah Justru Tuai Amarah, Nikita Mirzani Semprot Habis-Habisan karena Nama Ruben Onsu Tak Disebut Sama Sekali

Kata 'Penggemar' Disebut Berulang Kali

Poin lain yang menjadi perhatian adalah frekuensi penyebutan kata 'penggemar' dalam video klarifikasi tersebut.

Menurut pakar tersebut, kata "penggemar" muncul lebih sering dibanding penyebutan kelompok lain seperti masyarakat atau keluarga.

Dari situ, ia menilai ada indikasi bahwa citra di mata pendukung menjadi salah satu hal yang cukup diperhatikan dalam video tersebut.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube Reyben Entertainment

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X