Kamis, 4 Juni 2026

Mengaku Salah, Denny Sumargo Dikritik karena Menghadirkan Anak-Anak Korban Pelecehan, Begini Klarifikasinya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 13 April 2026 | 12:00 WIB
Potret Denny Sumargo yang menuai kritik karena menghadirkan korban anak-anak saat mengangkat kasus pelecehan seksual dalam podcast miliknya (YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo)
Potret Denny Sumargo yang menuai kritik karena menghadirkan korban anak-anak saat mengangkat kasus pelecehan seksual dalam podcast miliknya (YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo)

"Saya juga setuju untuk tidak menghadirkan anak-anak (korban pelecehan seksual), setuju banget. Tapi karena saya harus mengawal kasus ini maka saya harus mencari segala cara supaya bisa membantu," terangnya.

Bintang film "5 cm" itu juga menegaskan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan langkah yang diambil tetap bertujuan membantu korban mendapatkan keadilan.

Sebagai informasi, podcast Denny Sumargo belum lama ini mengangkat kisah pilu Yaya (nama disamarkan), seorang anak kecil yang diduga menjadi korban pelecehan dan kejadian tak pantas ini dilakukan oleh orang terdekatnya sendiri.

Baca Juga: Atlet Kickboxing Viona Amalia Bongkar Dugaan Pelecehan Seksual oleh Ketua PPKBI Jatim, Berjuang dari Laporan Internal hingga ke Polda

Dalam podcast yang tayang pada hari Jumat, 10 April 2026 di kanal YouTube CURHAT Bang Denny Sumargo, Ibu koban mengaku telah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib di wilayah Karawang.

Namun, proses tersebut tidak mudah karena korban harus berjuang melawan kondisi kesehatan dan tekanan mental yang dialaminya.

Dalam podcast tersebut, disebutkan bahwa korban mendapat ancaman dari pelaku yang notabene ayahnya sendiri. Korban juga sempat tidak dihadirkan dalam perbincangan mengenai KDRT yang dialami sang ibu karena bisa menimbulkan dampak psikis pada anak.

Tak hanya itu, Densu juga mengundang pengacara korban untuk menyampaikan kebenaran. Ia berharap kasus Yaya ini bisa mendapat tindak lanjut setelah 1,5 tahun berjalan dan keadilan bisa ditegakkan.

"Semoga kisah ini menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa tak terulang, serta menjadi pengingat betapa pentingnya perlindungan terhadap anak," pesannya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @sumargodenny

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X