Kamis, 4 Juni 2026

Alami Pendarahan Tak Biasa saat Menstruasi, Chelsea Olivia Sampai Harus Menjalani 4 Prosedur Operasi di Malaysia, Ternyata Begini Awal Mulanya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 4 Maret 2026 | 08:30 WIB
Potret Chelsea Olivia didampingi Glenn Alinskie saat jalani operasi kecil di Malaysia pasca mengalami pendarahan saat menstruasi (Instagram/chelseaoliviaa)
Potret Chelsea Olivia didampingi Glenn Alinskie saat jalani operasi kecil di Malaysia pasca mengalami pendarahan saat menstruasi (Instagram/chelseaoliviaa)

SketsaNusantara.id – Chelsea Olivia menceritakan kronologi lengkap kondisi kesehatannya hingga harus menjalani empat prosedur medis sekaligus.

Sebagaimana diketahui, Chelsea menjalani histeroskopi, polipektomi, D&C (pengkuretan), hingga endometrial resection dalam operasi kecil yang dilakukan di RS Opsi Medis Malaysia pada hari Selasa, 24 Februari 2026.

Melalui akun Instagram pribadinya, istri Glenn Alinskie itu mengungkap bahwa semuanya bermula dari gangguan menstruasi dan pendarahan tak biasa yang tak kunjung berhenti selama hampir 2 bulan.

Gejala tak biasa saat menstuasi yang menimbulkan rasa sakit dirasakan Chelsea sejak bulan Januari 2026 lalu setelah ia pulang liburan akhir tahun dari Jepang.

Baca Juga: Bikin Khawatir, Glenn Alinskie Unggah Momen Dampingi Chelsea Olivia yang Bersiap Jalani Operasi bersama Ayah Mertua di RS Malaysia, Ada Apa?

"Jadi semuanya ini bermula di bulan Januari, saat aku sedang menstruasi (tepat setelah pulang dari Jepang). Rasanya berbeda dari biasanya, lebih sakit dan kramnya jauh lebih kuat. Awalnya aku pikir wajar, mungkin aku kecapekan setelah liburan," tulisnya dalam unggahan di akun Instagram @chelseaoliviaa, sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id pada Rabu, 4 Maret 2026.

Awalnya, Chelsea mengira kondisinya itu karena kelelahan setelah liburan, namun kondisi tersebut tak kunjung membaik. Pendarahan terus berlanjut hingga 10 hari, dua minggu, bahkan memasuki dua bulan.

Akhirnya, ia memutuskan memeriksakan diri ke dokter spesialis obgyn. Pemeriksaan hormon dan serangkaian tes dilakukan, tetapi hasilnya dinyatakan normal.

"Cek hormon dan pemeriksaan lainnya dilakukan tapi nggak ditemukan kejanggalan. Rahimku sehat, banyak telur ditemukan," ungkapnya.

Baca Juga: Lakukan Pemeriksaan USG ke Dokter Kandungan, Chelsea Olivia Dikabarkan Hamil Anak Ketiga? Glenn Alinski: Bisa Punya Anak Kembar 8!

Chelsea kemudian diberi obat hormon untuk menyeimbangkan kondisi dan menghentikan pendarahan. Namun, setelah 10 hari mengonsumsi obat, tak ada perubahan signifikan.

Alih-alih membaik, tubuh Chelsea justru semakin lemas. Ia juga merasakan sakit perut yang makin intens serta perubahan suasana hati akibat efek obat.

Tak berhenti di situ, ia pun berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam (internis). Pemeriksaan darah lengkap dilakukan, tetapi kembali tak ditemukan masalah berarti.

"Semua hasil darah baik, hanya ada beberapa yang rendah, lagi-lagi tak ditemukan masalah, all good." jelasnya.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @chelseaoliviaa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X