Pada hari yang sama, Isyana Sarasvati juga meluruskan soal pemberitaan dirinya yang disebut-sebut pernah menerima beasiswa LPDP.
Pelantun lagu "Tetap dalam Jiwa" itu menyatakan bahwa dirinya tak pernah menerima beasiswa LPDP dan meminta publik untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi yang belum tentu jelas kebenarannya.
"Saya ingin menegaskan bahwa saya TIDAK PERNAH menerima beasiswa LPDP. Semoga ke depannya media dapat lebih bijak dalam menyampaikan informasi dan memastikan akurasi informasi sebelum mempublikasikannya. Terima kasih atas pengertiannya," tulisnya dalam unggahan story di akun Instagram @isyanasarasvati.
Jika ditarik ke belakang beberapa tahun lalu, Isyana pernah menceritakan pengalamannya mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Singapura untuk belajar Pertunjukan Musik di Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA), Singapura saat berusia 16 tahun.
Ia kemudian mendapat beasiswa penuh untuk belajar lebih jauh di NAFA bekerjasama dengan The Royal College of Music (RCM) London hingga lulus pada tahun 2015.
Klarifikasi dari Alyssa dan Isyana mendapat beragam respons dari warganet. Banyak yang menilai polemik LPDP belakangan ini membuat publik lebih sensitif terhadap siapa saja yang pernah mengenyam pendidikan di luar negeri.
"Gegara mbak saset, semua yang sekolah di luar negeri jadi ikutan kena dikira dapat beasiswa LPDP. Lagian kalo pun awardee juga nggak apa sih, dua-duanya juga berprestasi. Salut lah, kalo gini jadi jelas," komentar salah satu warganet di Instagram.
"Gak kaget sih kalo Isyana karena dia emang udah pernah cerita kalo dapet beasiswa dari Singapore. Kasihan artis lulusan sekolah luar negeri yang jadi ikutan dicurigai gara-gara si paling WNI," imbuh warganet lainnya.
Baca Juga: Buntut Kasus Dwi Sasetyaningtyas, 44 Awardee LPDP Kena Sanksi, 8 Orang Wajib Kembalikan Dana Negara
Beberapa komentar netizen menyadari kesalahpahaman ini yang menjadi pelajaran penting bagi masyarakat luas agar lebih cermat dalam memastikan kebenaran sebelum menyebarkan informasi.
Seperti diketahui, polemik alumni LPDP ini mencuat setelah perkataan Dwi Sasetyaningtyas (DS) yang dinilai merendahkan identitas sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) viral di media sosial.
Unggahan tersebut menuai kecaman dan berujung pada teguran pemerintah. Suami DS juga disebut diminta mengembalikan dana beasiswa yang pernah diterima karena tidak menuntaskan kewajiban masa bakti di Indonesia dan memilih bekerja di luar negeri.
Kasus ini kemudian memicu diskusi luas mengenai tanggung jawab moral penerima beasiswa negara, sekaligus membuat sejumlah figur publik yang pernah belajar di luar negeri ikut terseret dalam pemberitaan berbagai media dan memicu kesalahpahaman publik.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Dapat Beasiswa LPDP, Putri Anies Baswedan Dapat Benda Istimewa Buatan Fery Farhati
Primus Yustisio Kritik Keras Ketidaktransparanan Penerimaan Beasiswa LPDP: Saya Tidak Akting...
Siapa Dwi Sasetyaningtyas? Disebut Netizen Sebagai 'Lintah Pajak', Penerima Beasiswa LPDP Ini Akhirnya Minta Maaf
Arie Kriting Angkat Suara tentang Polemik LPDP dan Penganiayaan oleh Anggota Brimob di Maluku
Sempat Dipertanyakan, Ini Sederet Kontribusi Tasya Kamila Sebagai Alumni Awardee LPDP yang Ramai Dibicarakan Publik Usai Polemik DS Viral
Pengabdian Tak Akan Sia-Sia! Nadiem Makarim Sisipkan Pesan Menyentuh di Tengah Polemik Alumni Awardee LPDP yang Dinilai Merendahkan Identitas WNI