"Terima kasih atas perhatian, dukungan, dan kerja sama yang telah diberikan. Lagu yang di DSP (digital streaming platform) sedang dalam proses takedown, butuh beberapa hari untuk hilang dari platform streaming. Salam, Manajemen Gandhi Sehat," pungkasnya.
Kabar ini dengan cepat menyebar luas dan seketika jadi perbincangan hangat warganet. Pernyataan resmi dari pihak manajemen Gandhi Sehat juga mendapat dukungan dari band Sukatani.
"Semangat Gandhi," tulis akun Instagram @sukatani.band dalam kolom komentar yang mendapat 571 likes dan puluhan respons dari netizen.
Publik menyayangkan fenomena ini kembali terjadi, seperti yang dialami Sukatani. Lagu "Bayar, Bayar, Bayar" yang dibawakan band punk asal Purbalingga itu juga pernah ditarik dari peredaran pada awal tahun 2025 lalu yang memicu kritik dari warganet.
"Berasa dejavu, kejadian lagi kaya Sukatani, polisi kok kesinggung sama lagu anak kecil," sindir salah satu warganet di Instagram.
"Padahal judul lagunya sangat bagus. Judul-judul lagu lainnya yang pernah saya dengar memang cadas dan memperlihatkan potensinya yang luar biasa, semoga tetap terus berkarya," imbuh warganet lainnya.
"Jadi penasaran sama lagunya. Udah alau sampai anak kecil sudah nyanyi seperti ini, berarti citra kepolisian kita sudah parah banget. Menarik musiknya dari peredaran, malah makin curiga kita kaya melarang rakyat menyampaikan kritik," timpal warganet lainnya.
Sebagai informasi, Gandhi merupakan bocah asal Sleman, Yogyakarta yang mulai debut sejak usianya masih 5 tahun dengan band punk rock ayahnya.
Di usianya yang masih terbilang sangat muda, Gandhi telah dan menelurkan 2 album yang pernah direview oleh Vincent Rompies. Ia juga sudah beberapa kali manggung dan berhasil memukau penonton lewat aksinya yang unik serta menggemaskan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Sama-Sama Ciptakan Karya Lagu Tentang Polisi Tanah Air! Ramai Band Sukatani Dibandingkan dengan Slank, Netizen: Penjilat
Tragedi Sukatani: Ketika Band Punk Minta Maaf kepada Polisi yang Baik Hati
3 Fakta Menarik Band Sukatani: Post Punk, Lagu Dilarang, dan Balaclava Jadi Simbol Perlawanan
Geger! Lagu Band Sukatani Dibredel Polisi, Cuitan Lawas Wanda Hamidah Mendadak Viral, Ada Apa?
Fanny Soegi Dukung Band Sukatani yang Karyanya Dibredel Polisi, Posting Lagu Gelap Gempita Sebagai Bentuk Melawan Ketidakadilan
Satir, Bintang Emon Sindir Polisi yang Anti Kritik Usai Lagu Bayar Bayar Bayar Dibredel, Band Sukatani Harusnya Jadi Sahabat Kapolri