Minggu, 19 Juli 2026

Imbas Polemik 'Open to Work' Prilly, Akun Instagram Sensodyne Ramai 'Diserang' hingga Muncul Seruan Boikot, Respons Omara Esteghlal Bikin Salfok

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 5 Februari 2026 | 20:30 WIB
Heboh Prilly dituding cuma gimmick marketing usai pasang status open to work Linkedin sebagai BA produk pasta gigi Sensodyne (Instagram/prillylatuconsina96)
Heboh Prilly dituding cuma gimmick marketing usai pasang status open to work Linkedin sebagai BA produk pasta gigi Sensodyne (Instagram/prillylatuconsina96)

SketsaNusantara.id - Polemik fitur “Open to Work” yang sempat dipasang Prilly Latuconsina di LinkedIn masih berbuntut panjang.

Sebagaimana diketahui, belakangan ini Prilly ramai jadi bulan-bulanan warganet usai memasang fitur "open to work" di Linkedin yang diduga merupakan bagian dari campaign produk Sensodyne.

Konten tersebut memicu perdebatan publik karena dinilai kurang sensitif terhadap kondisi para pencari kerja di tengah situasi ekonomi Indonesia yang kian sulit belakangan ini.

Baca Juga: Prilly Latuconsina Dituding Cuma Gimmick Marketing Usai Pasang Status 'Open to Work' di Linkedin, Bikin Warganet Meradang hingga Dinilai Nirempati

Tak hanya Prilly, akun Instagram Sensodyne juga ikut jadi sasaran pelampiasan amarah warganet.

Berdasarkan pengamatan SketsaNusantara.id dari akun Instagram @sensodyneindonesia, terlihat beberapa unggahan dibanjiri hujatan, kritik bahkan seruan boikot.

"Sorry, sudah terlanjur kesal, bisa-bisanya bikin gimmick marketing pake BA kalian di Linkedin, nggak ada yang sadar kah kalo banyak orang yang lagi kelaparan karena gak punya kerjaan?" komentar salah satu warganet.

"Boikot produk yang nggak punya etika berbisnis. Adminnya gercep banget hapus foto Prilly yang jadi BA Sensodyne gara-gara gimmick kampungan, jahat ih," sindir warganet lainnya.

"Padahal kalian menawarkan produk yang berkaitan dengan isu sensitivitas, tapi campaign melalui pendekatan yang insentif atau nir-empatik. Lagian masih banyak produk pasta gigi yang bagus kok, cari brand yg punya empati gaes, jangan cuma gimmick" imbuh warganet lainnya.

Baca Juga: Prilly Latuconsina Minta Maaf Imbas Status 'Open to Work' Linkedin, Begini Klarifikasinya soal Pencarian Kerja yang Diduga Cuma Gimmick Marketing

Sebelumnya, Prilly belum lama ini telah menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya belum lama ini.

Permintaan maaf itu disampaikan setelah banyaknya sorotan tajam publik terhadap unggahan "Open to Work" di Linkedin yang diposting dengan peran Prilly sebagai Brand Ambassador (BA) Sensodyne.

Dalam klarifikasinya, Prilly menyebut penggunaan fitur Open to Work di Linkedin bukan bermaksud meremehkan para pencari kerja. Ia mengaku ingin "belajar hal baru" dan tidak menyadari bahwa unggahannya bisa melukai perasaan banyak orang.

"Aku paham kalau situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau nggak nyaman," kata Prilly dalam video yang diunggah di akun Instagram @prillylatuconsina96 pada hari Selasa, 3 Februari 2026.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @sensodyneindonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X