Minggu, 19 Juli 2026

Prilly Latuconsina Minta Maaf Imbas Status 'Open to Work' Linkedin, Begini Klarifikasinya soal Pencarian Kerja yang Diduga Cuma Gimmick Marketing

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 4 Februari 2026 | 06:30 WIB
Potret Prilly Latuconsina yang akhirnya minta maaf terkait kontroversi soal fitur open to work di Linkedin yang diduga cuma gimmick marketing, untuk campaign promosi produk pasta gigi (Instagram/prillylatuconsina96 )
Potret Prilly Latuconsina yang akhirnya minta maaf terkait kontroversi soal fitur open to work di Linkedin yang diduga cuma gimmick marketing, untuk campaign promosi produk pasta gigi (Instagram/prillylatuconsina96 )

SketsaNusantara.id – Prilly Latuconsina akhirnya menyampaikan permintaan maaf terkait status “Open to Work” di LinkedIn yang sempat memicu kegaduhan di media sosial.

Belum lama ini, Prilly menjadi sorotan warganet usai memasang status pencarian kerja di platform LinkedIn, tak lama setelah ia resmi mengundurkan diri dari Sinemaku Pictures.

Langkah tersebut sempat mengejutkan publik, mengingat Prilly dikenal sebagai aktris sekaligus produser yang telah mapan di industri hiburan.

Melalui akun Instagram pribadinya, kekasih Omara Esteghlal itu menjelaskan bahwa unggahan tersebut dilatarbelakangi keinginannya untuk mencoba hal baru.

Baca Juga: Aktifkan Badge OpenToWork, Prilly Latuconsina Tegaskan Keinginan Eksplorasi Karier Baru di Luar Industri Film

Meski telah sukses berkecimpung di dunia hiburan, Prilly mengaku ingin merasakan pengalaman di luar industri kreatif, termasuk mencoba peran sebagai offline sales.

Unggahan tersebut sempat menuai respons positif. Dalam waktu singkat, Prilly mengaku telah menerima lebih dari 30 ribu tawaran kerja hanya beberapa hari setelah mengaktifkan status "Open to Work" di LinkedIn.

Awalnya, langkah Prilly dinilai menjadi inspirasi bagi banyak orang, sekaligus suntikan semangat bagi generasi muda untuk berani keluar dari zona nyaman dan membuka peluang baru.

Namun, situasi berubah ketika muncul dugaan bahwa unggahan tersebut hanyalah gimmick marketing.

Baca Juga: Prilly Latuconsina Bagikan Rutinitas Kesehariannya Setelah Aktifkan Status Open to Work di LinkedIn, Tanggapan Ernest Prakasa Bikin Warganet Salfok

Warganet ramai menyoroti profil Prilly di Linkedin yang mencantumkan perannya sebagai Brand Ambassador (BA) Sensodyne, sehingga diduga status "Open to Work" Prilly tidak sepenuhnya murni untuk mencari pekerjaan.

Sorotan semakin tajam setelah akun Instagram resmi Sensodyne ikut berkomentar dalam unggahan Prilly, menawarkan posisi pekerjaan.

Interaksi ini makin memperkuat dugaan bahwa status Open to Work di Linkedin Prilly merupakan bagian dari strategi pemasaran dari brand produk pasta gigi tersebut.

Kritik pun berdatangan. Prilly dianggap tidak sensitif terhadap kondisi saat ini, ketika banyak masyarakat berjuang mencari pekerjaan di tengah badai PHK yang meningkatnya angka pengangguran di Indonesia.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @prillylatuconsina96

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X