Adapun beberapa titik seperti di Jalan Kunir sisi selatan yang ditutup pada tanggal 28–29 Januari, pada pukul 15.00–06.00 WIB.
Sementara itu, di Jalan Kunir sisi utara, akses diberlakukan satu arah dari barat ke timur dan arah sebaliknya. Pengendara akan dialihkan ke Jalan Kampung Bandan, Jalan Lada Dalam atau lewat Jalan Pintu Besar Utara hingga Kali Besar Barat.
Tak sampai di situ, Jalan Cengkeh akan ditutup pada 1–7 Februari 2026 pada pukul 05.00–19.00 WIB. Kendaraan dari utara ke selatan akan dialihkan lewat Jalan Tongkol, Jalan Nelayan Timur, Jalan Kunir hingga Jalan Kali Besar Barat.
Penutupan jalan di kawasan Tangerang-Jakarta ini sempat menjadi perbincangan hangat warganet hingga menuai pro kontra.
Pasalnya, penutupan sejumlah ruas jalan ini dinilai mengganggu mobilitas warga, terutama pada pagi dan sore hari ketika aktivitas berangkat atau pulang kerja.
"Buset gara-gara shooting film akhirnya nutup jalan sampe seminggu, bikin tambah macet, apalagi kalo lewat jalan alternatif pada banyak lobang, ujung-ujungnya masyarakat yang ikutan kena getahnya," komentar salah satu warganet di Instagram.
"Pantes kena macet, kemarin pulang kerja jadi muter muter gak jelas. Pasti pada merasakan yang rumah nya daerah Cadas dan Sepatan yang deket sama Kota Tua," imbuh warganet lainnya.
"Waduh, bakal kena Kali Besar gak ya, semoga gak ngganggu TJ (Trans Jakarta) koridor satu. Lagian hari biasa aja macet apalagi kalo jalan ditutup, kenapa nggak syuting pas lebaran aja tuh, kan orang-orang mudik jalanan pada sepi," tulis warganet lainnya.
Di tengah banyaknya kritikan, sedikit pula warganet yang memberikan komentar positif, menyebut pengambilan gambar di Kota Tua akan meningkatkan daya tarik wisatawan asing ke Indonesia.
"Orang-orang kenapa pada komen negatif, harusnya sih bangga ya, apalagi Lisa BLACKPINK itu terkenal banget loooh, dia kalo posting suatu tempat pasti tempat itu jadi rame. Kalo dia post ke IG yang punya 106jt followers setelah syuting di Indo, itu bakal viral menarik wisatawan lokal dan bahkan asing juga," komentar salah satu netizen.
"Semoga berjalan lancar syuting di Jakarta bisa kondusif, lumayan kalo filmnya sukses bisa nambah wisatawan dan beri dampak ke ekonomi masyarakat sekitar. Sisi baik negara kita dikenal karena dipake take shooting film internasional tapi di sisi lain ya pasti kena macet gara-gara penutupan jalan," imbuh warganet lainnya.
"Syuting film sekelas Netflix impact ke masyarakatnya apa?? Mungkin sementara ini bakal kena macet tapi positifnya adalah lokasi Kota Tua bisa mendunia karena ditonton penggemar Lisa di negara lain, semoga bisa jadi cuan buat masyarakat," timpal warganet lainnya.
Artikel Terkait
Lokasi Syuting Film Terseram di Bandung untuk Destinasi Wisata Libur Tahun Baru 2025, Jangan Ngaku Pemberani Sebelum Mampir
Satu-satunya di Jember! Pabrik Gula Zaman Belanda Berusia 104 Tahun, Kisah Nyata dari Film Pabrik Gula?
Geger Kiesha Alvaro Diduga Digampar Dimas Anggara di Lokasi Syuting, Netizen Ungkit Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Suami Nadine: Jangan Sampe Lolos
Waduh! Amanda Manopo Mengaku Alami Pelecehan saat Dikerumuni Warga di Lokasi Syuting, Netizen Khawatirkan Kondisi Psikologis Sang Aktris
Mulai Syuting Film Beekeeper 2, Timo Tjahjanto Pamer Foto Bareng Jason Statham, Iko Uwais: Malah Foto-foto
4 Gunung di Indonesia yang Pernah Jadi Lokasi Syuting, Terbaru, Gunung Welirang dalam Film Dusun Mayit