Sabtu, 18 Juli 2026

Sabrina Chairunnisa Geram Melihat Netizen yang Sibuk Mengurusi Dosa Orang Lain: Merasa Diri Lebih Suci…

Photo Author
Nurul Olivia Ulfa, Sketsa Nusantara
- Rabu, 28 Januari 2026 | 20:00 WIB
Sabrina Chairunnisa sebut netizen Indonesia sibuk mengurusi dosa orang lain. Tegaskan hal ini.   (Instagram/sabrinachairunnisa_)
Sabrina Chairunnisa sebut netizen Indonesia sibuk mengurusi dosa orang lain. Tegaskan hal ini. (Instagram/sabrinachairunnisa_)

SketsaNusantara.idInfluencer Sabrina Chairunnisa baru-baru ini memberikan statement yang bikin netizen geger.

Pasalnya, dalam statement yang ditulis, mantan istri Deddy Corbuzier ini menekankan tentang netizen Indonesia yang sibuk mengurusi dosa orang lain.

Ungkapannya ini diunggah di akun Instagram @sabrinachairunnisa_ pada 27 Januari 2026 berdasarkan penelusuran tim SketsaNusantara.id.

Baca Juga: Bangga! Sabrina Chairunnisa Hadir dan Rayakan Kelulusan Sang Adik yang Jadi PAMA KOPASSUS

Diduga finalis Puteri Indonesia 2011 ini membicarakan tentang salah satu selebgram yang baru saja meninggal dunia.

“Ini adalah momen yang tepat untuk berbicara. Untuk saling mengingatkan sebagai sesama manusia,” kata Sabrina.

Bagi pemilik Sabrina Chairunnisa Foundation ini, alangkah baiknya untuk tidak mengurusi dosa orang lain yang sudah meninggal dunia.

Baca Juga: Jari Tengah Retak karena Terjepit Pintu Garasi Besi, Sabrina Chairunnisa: Aku Sampai Bisa Dengar Suara Tulangnya

“Bisakah kita berhenti mengurusi dosa orang lain? Apalagi ketika orang tersebut telah meninggal dunia,” lanjutnya.

Wanita kelahiran tahun 1992 ini mengutarakan bahwa baik buruknya seseorang bukanlah alasa seseorang untuk menghakimi.

“Seburuk atau sebaik apa pun seseorang semasa hidupnya, menghitung dan mengadili perbuatannya bukanlah tugas kita,” sambungnya.

Baca Juga: Mengejutkan! Deddy Corbuzier Akui Sudah Lama Resmi Cerai dari Sabrina Chairunnisa, Hubungan dengan Mantan Istri Terjaga dengan Baik tanpa Ada Drama

Bagi Sabrina, kesalahan dan dosa seseorang bukanlah sesuatu yang harus dijadikan konsumsi publik.

“Mari belajar untuk tidak membuka, berspekulasi, atau menjadikan aib dan dosa orang lain sebagai konsumsi publik,”

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X