"Awalnya dia bilang minta dicarikan pisang sama pohonnya, dan dijanjiin dikasih Rp2 juta. Jadi timnya Willie udah nyamperin duluan sebelum syuting dan ngatur gimana seolah-olah ketemu mendadak," ungkap Risky.
Dalam podcast tersebut, Risky mengaku diberikan uang Rp2 juta di depan kamera. Namun, ia hanya diberikan uang Rp500 ribu setelah pengambilan gambar selesai.
"Dikasih awalnya itu duit Rp2 juta, terus saya salaman disuruh follow IG sama TikToknya Willie Salim. Tapi uangnya saya kembalikan lagi sama timnya Willie, baru pas mau pulang dikasih lagi," kata Risky.
"Saya bersyukur sih masih dikasih, tapi saya bingung kok cuma gopek (500 ribu), padahal tadi kan di depan kamera bilangnya dapet Rp2 juta. Saya mikirnya, oh berarti ini cuma buat tontonan buat nyari pamor gitu kali ya," ujarnya.
Menanggapi hal ini, Willie Salim akhirnya buka suara. Melalui akun Instagram pribadinya, kekasih Vilmei ini memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa dirinya tak ada niatan untuk membuat konten yang ingin menipu atau merugikan siapapun.
"Aku jarang menanggapi isu, tapi karena ini sudah jadi konsumsi publik, aku merasa perlu meluruskan beberapa hal dengan kepala dingin," tulis Willie Salim dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan story di akun Instagram @willie27_.
Willie menjelaskan bahwa dalam dunia konten terdapat konsep storytelling, dramatization, dan re-enactment yang digunakan sebagai format hiburan, bukan untuk membohongi penonton.
Baca Juga: Willie Salim Lupa Makan Minum hingga Alami Kecapekan Mendadak Saat Bantu Warga Gaza Palestina
Ia juga menegaskan tidak pernah berniat memalsukan hadiah giveaway dan meminta maaf jika ada perbedaan pemberian nominal hadiah yang akan menjadi evaluasi bagi Willie ke depannya.
"Satu prinsip yang aku pegang: aku tidak pernah berniat membohongi soal hadiah atau merugikan orang. Kalau dalam perjalanan ada perbedaan antara yang disampaikan di konten dan yang terjadi di lapangan, itu jadi bahan evaluasi buat aku," tuturnya.
"Konten yang banyak dibahas merupakan konten di tahun 2023, dan itu bagian dari proses belajar aku," ujar Willie.
Willie menerima kritik secara terbuka, namun ia tidak membenarkan jika ada tindakan yang malah membuat orang lain terancam.
"Aku terbuka terhadap kritik. Tapi ada satu batas yang menurut aku tidak boleh dilewati: ketika kritik berubah menjadi doxxing, penyebaran data pribadi, atau tindakan nyata mendatangi rumah seseorang hingga membuat orang merasa terancam dan tidak aman di ruang hidupnya sendiri. Itu bukan lagi kritik, itu sudah membahayakan orang lain," ujarnya.
Artikel Terkait
Jadi Sorotan karena Konten Borong di Medsos, Inilah Sumber Kekayaan Selebgram Willie Salim
Gegera Konten Masak 200 Kg Daging di Palembang, Willie Salim Dilaporkan ke Polisi!
Selain Konten Rendang Hilang, Intip 3 Kontroversi Willie Salim yang Kerap Gemparkan Media Sosial
Asli Palembang, Fenita Arie Geram Konten Daging Rendang Willie Salim Rendahkan Kampung Halamannya: Kok Malah Bikin Buruk?
Sumber Kekayaan Willie Salim, Konten Kreator yang Bikin Heboh Ngaku Kehilangan 200 Kg Daging Rendang di Palembang! Apa Saja?
Resmi Jadi Mualaf? Ustadz Derry Sulaiman Sebut Willie Salim Sudah Ucapkan 2 Kalimat Syahadat hingga Mulai Belajar Sholat, Netizen Ragu Ungkit Hal Ini