Kamis, 4 Juni 2026

Zaskia Adya Mecca Mengaku Tidak Bisa Diam dan Santai Melihat Korban Bencana Banjir di Sumatra: Gelisah, Rasanya Harus Gerak dan Hadir

Photo Author
Nurul Olivia Ulfa, Sketsa Nusantara
- Selasa, 9 Desember 2025 | 14:00 WIB
Potret Zaskia Adya Mecca yang turun langsung ke daerah terdampak banjir di Sumatra. Mengaku gelisah jika diam dan tidak bergerak. (Instagram/zaskiadyamecca)
Potret Zaskia Adya Mecca yang turun langsung ke daerah terdampak banjir di Sumatra. Mengaku gelisah jika diam dan tidak bergerak. (Instagram/zaskiadyamecca)

Jiwa kemanusiaan Zaskia memang sudah melekat sejak dulu dan sudah seperti menjadi bagian dari hidupnya.

“Itu tandanya aku ngerasa kalo aku masih bisa lebih maksimal membantu, nggak bisa diem santai-santai sambil koordinasi dari jauh,” sambungnya.

Baca Juga: Verrel Bramasta Pakai Rompi Anti Peluru saat Berkunjung ke Lokasi Bencana Banjir di Sumatra, Venna Melinda: Semangat ya, Anakku

Melihat fakta kondisi di lapangan saat ini, membuat ibu 5 anak ini merasa jika kehadiran relawan sangat krusial dan dibutuhkan.

“Semakin banyak relawan yang turun ke tempat terdampak. Karena saat ini peran relawan sangat dibutuhkan,” imbuhnya.

Peran relawan sangat penting demi memastikan bantuan sampai dan tepat sasaran kepada yang membutuhkan.

“Misal ada yang drop logistik bantuan ditaro di satu posko, peran relawan itu membagikannya langsung ke titik-titik secara merata,” jelasnya.

Melihat banyaknya kejadian pembagian donasi yang tidak sesuai dengan ketentuan, membuat Zaskia menekankan betapa pentingnya peran seorang relawan.

“Karena suka denger kan bantuan menumpuk di gudang atau satu tempat, juga pembagian nggak menyeluruh banyak titik yang nggak tersentuh,” tegasnya.

Banyak kejadian di mana bantuan tidak seluruhnya sampai kepada yang berhak karena ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Seperti kemarin aku naik perahu melintasi sungai selama 3 jam kurang lebih, untuk drop bantuan ke 7 desa. Awalnya dibilang ‘Taro di jembatan aja, nanti kami bagikan’,” ujarnya.

Bagi kakak dari Haykal Kamil ini, lebih baik menjangkau tempat yang sulit demi memastikan bantuan sampai dengan baik.

“Tapi lebih nyaman kita pastikan sampai ke titik terjauh walau sulit sekalipun,” katanya.

Karena ketika bantuan tersebut sudah sampai kepada yang berhak, kebahagiaan yang muncul rasanya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

“Bener aja, sampai di setiap titik betapa bahagianya penduduk bisa ketemu kita yang dari jauh-jauh dan menerima bantuan tersebut,” tutupnya.***

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X