“Kami ingin melihat kesungguhan, bukan pembelaan diri yang justru mengaburkan pokok masalah,” tambahnya.
Meski demikian, Faisal juga menegaskan bahwa naiknya status pemeriksaan menjadi penyidikan bukan berarti menutup ruang damai. Ia memastikan Erika tetap membuka kesempatan perdamaian apabila DJ Pandora, DJ asal Surabaya yang terjerat laporan tersebut, memperlihatkan langkah konkret menuju penyelesaian baik-baik.
“Pintu damai masih terbuka. Kami tidak menutup kemungkinan itu, selama ada itikad baik,” ujar Faisal.
Pertemuan RJ selanjutnya masih menunggu jadwal dari penyidik. Sementara itu, publik masih menanti kelanjutan drama hukum antara selebritas Erika Carlina dan DJ Panda, yang sejak awal menarik perhatian karena dinamika di media sosial. Banyak pihak berharap keduanya bisa menemukan jalan tengah tanpa perlu melanjutkan konflik ke ranah persidangan.
Jika DJ Panda menunjukkan pengakuan yang tulus dan sikap bertanggung jawab, bukan tidak mungkin kasus ini ditutup dengan damai sesuai semangat restorative justice yang dijunjung oleh kedua pihak.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Hadir di Kepolisian, Erika Carlina Bertemu DJ Panda dalam Proses Restorative Justice, Jadi Damai?
Restorative Justice Kasus Erika Carlina dan DJ Panda Belum Temui Titik Terang, Kuasa Hukum: Saya Sayangkan...
Tangis Haji Faisal Pecah Dengar Opini Erika Carlina tentang Fuji, Opa Gala Khawatir dengan Kesehatan Mental Sang Anak hingga Singgung Ketidakadilan
DJ Bravy Akhirnya Akui Selingkuh! Hubungan Romantis dengan Erika Carlina Resmi Berakhir di 2025
Chat DM ke Perempuan Lain Tersebar, Bravy Akui Telah Putus dan Selingkuhi Erika Carlina: Itu Bukan Editan