Kamis, 4 Juni 2026

Royalti Rp760 Ribu dari Puluhan Juta, Ari Lasso Kaget Temukan Nama Misterius di Laporan WAMI

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:00 WIB
 Momen saat Ari Lasso sedang bernyanyi. (Instagram/ari_lasso)
Momen saat Ari Lasso sedang bernyanyi. (Instagram/ari_lasso)

 

SketsaNusantara.idMusisi senior Ari Lasso kembali jadi sorotan publik. Kali ini bukan karena karya barunya, melainkan karena unggahan di Instagram yang membongkar dugaan salah transfer royalti oleh Wahana Musik Indonesia (WAMI).

Ari membagikan tangkapan layar laporan distribusi royalti yang menurutnya mengandung kesalahan fatal.

Yang membuat publik terperangah, nama penerima di laporan tersebut bukan dirinya, melainkan seseorang yang tidak ia kenal.

Baca Juga: Vita Dessy Angkat Bicara Soal Ari Lasso-Dearly Joshua, Mantan Istri Pelantun Lagu Aku Dan Dirimu itu Siap Buka Hati?

"From the first time... WAMI is a JOKE ... F*^#N JOKE," ujar Ari Lasso. Ia membuka unggahan dengan nada emosional, menyebut WAMI sebagai lelucon dalam mengelola hak musisi. Ungkapan ini menjadi pembuka yang langsung memancing perhatian ribuan pengikutnya.

"Sy bingung membaca dr sekian puluh juta yg menetes hanya 700 ribu, sy telp sahabat sy Mas Meidy Aquarius @meidefi yg sempat di WAMI, diapun juga bingung, dan menjawab gue udah gak di Wami...." lanjut Ari Lasso.

Dalam keterangan di unggahannya, ia mengaku kaget karena jumlah royalti yang diterima jauh dari perkiraan, bahkan temannya yang pernah di WAMI pun tak mampu menjelaskan.

Baca Juga: Ari Lasso dan Dearly Djoshua Resmi Go Public, Caption Misterius Isyaratkan Nikah Tahun Ini

"kekonyolan yg PALING HEBAT ADALAH ANDA TRANSFER KE Rekening 'Mutholah Rizal'," tegas Ari Lasso. Di sini, ia menandai inti masalah, kesalahan transfer ke nama orang lain yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan dirinya.

Dilansir SketsaNusantara.id dari akun Instagram @ari_lasso, Ari mengaku bingung melihat laporan tersebut.

Ia mempertanyakan apakah perhitungan dalam laporan itu benar-benar miliknya atau justru milik seseorang bernama Mutholah Rizal. Kebingungan ini semakin memuncak karena ia menduga ada kemungkinan WAMI salah melakukan transfer.

Menurut Ari, kesalahan ini bukan hal sepele. Ia menilai WAMI sebagai lembaga dengan manajemen yang sangat buruk, sehingga berpotensi merugikan banyak pihak, termasuk negara melalui Dirjen Pajak, serta para musisi yang menjadi anggotanya. Ia bahkan menyebut adanya permainan atau kecerobohan yang layak diperiksa oleh lembaga negara seperti BPK, KPK, atau Bareskrim.

Bagi Ari, tujuannya mengungkap hal ini bukan untuk menjatuhkan atau menghukum, melainkan agar WAMI bisa menjadi lembaga yang kredibel dan transparan. Namun, ia juga menegaskan bahwa kesalahan yang terjadi adalah bentuk kecerobohan fatal, bukan sekadar kendala teknis.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X