Kamis, 4 Juni 2026

Bukan Merah Putih One for All, Produksi Film Negara Garap Film Animasi Canggih Berteknologi XR dengan Karakter Unik

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:00 WIB
Pelangi di Mars jadi film animasi PFN yang kemungkinan baru akan tayang pada 2026 mendatang. (Instagram/pelangidimars)
Pelangi di Mars jadi film animasi PFN yang kemungkinan baru akan tayang pada 2026 mendatang. (Instagram/pelangidimars)

“Perlu diingat, film ini tidak menggunakan anggaran dana dari pemerintah sedikitpun dan ini bukan filmnya PFN,” ujar Ifan pada Rabu, 13 Agustus 2025.

Meski memberi klarifikasi, Ifan juga menyampaikan dukungannya terhadap film tersebut.

“Memang, menurut kami di PFN, film ini jauh secara maksimal dari segi produksinya tapi bukankah kualitas produksi merupakan bagian dari pembelajaran?” tambahnya.

Dengan proyek Pelangi di Mars, PFN menunjukkan langkah strategis untuk mengembangkan film animasi nasional. Penggunaan teknologi XR diharapkan memberi pengalaman baru bagi penonton, sekaligus menjadi pembeda di tengah maraknya produksi animasi.

PFN juga menargetkan film ini bisa menjadi karya yang memadukan kualitas cerita dan inovasi teknologi.

Kehadiran karakter yang beragam, baik robot maupun manusia, diharapkan memperkaya alur dan memberikan kedalaman pada narasi.

Industri animasi di Indonesia sendiri sedang berada di tahap penting. Kehadiran film-film baru dari berbagai rumah produksi menjadi indikator meningkatnya minat pasar dan kompetisi yang sehat.

PFN berharap Pelangi di Mars dapat menjadi salah satu karya yang membanggakan di kancah nasional maupun internasional.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X