Laskar Pelangi memang sudah diterjemahkan ke dalam 30 bahasa dan sudah diterbitkan di berbagai negara.
Sementara itu, kisah para tokoh di Laskar Pelangi merupakan refleksi dari kehidupan Andrea Hirata sendiri.
Sama seperti Ikal, ia menghabiskan masa kecilnya di Desa Gantung, Pulau Belitung, lepas pantai timur Sumatra.
Dulu Andrea Hirata juga menghadapi pantangan-pantangan hidup berupa keterbatasan ekonomi. Namun hal itu tidak memadamkan semangatnya dalam mengejar pendidikan setinggi-tingginya.
Sebab itulah, tetralogi Laskar Pelangi mampu menyentuh hati banyak orang dan menanamkan keberanian untuk bermimpi di hati para pembaca. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Kenapa 17 Mei Jadi Hari Buku Nasional? Ini Sejarah, Tujuan, dan Harapan Besar di Balik Peringatan Literasi Ini
11 Ucapan Hari Buku Nasional 17 Mei 2025, Cocok untuk Caption Medsos hingga Quotes untuk Meningkatkan Cinta Membaca dan Menulis
Bombardir Medsos Kamu! 17 Mei 2025 Akan Menjadi Momen Spesial, 10 Rekomendasi Link Twibbon Hari Buku Nasional, Desainnya Bikin Full Senyum
Dicetuskan Zaman Kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri, Intip Sejarah Hari Buku Nasional yang Diselenggarakan pada Tanggal 17 Mei Setiap Tahun
Dikenal Sebagai Sosok yang Cinta dengan Pendidikan, Ini Sosok Abdul Malik Fadjar, Pencetus Hari Buku Nasional yang Diselenggarakan Setiap 17 Mei