Minggu, 19 Juli 2026

Viral di Twitter, Begini Pengaruh Andrea Hirata dan Tetralogi Laskar Pelangi ke Generasi Pembaca Muda

Photo Author
Dinzha Fairrana Atsir, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 08:57 WIB
Andrea Hirata menginspirasi banyak pembaca muda meraih mimpi hingga ke Eropa. (Instagram/hirataandrea)
Andrea Hirata menginspirasi banyak pembaca muda meraih mimpi hingga ke Eropa. (Instagram/hirataandrea)

 

SketsaNusantara.id - Sulit rasanya membayangkan ada generasi yang tidak mengenal Andrea Hirata serta novel legendarisnya yang bertajuk Laskar Pelangi.

Novel tersebut beserta sekuel-sekuel penyusulnya mengguncangkan dunia sastra hingga dianugerahi banyak penghargaan baik secara nasional maupun internasional.

Laskar Pelangi pun juga pernah diangkat menjadi film yang tidak kalah pamor serta dampaknya di tengah masyarakat.

Baca Juga: Febriansyah Tutup Usia, Intip Perjalanan Hidup Pemeran Borek 'Samson' dalam Film Laskar Pelangi yang Meninggal Dunia pada Usia 29 Tahun

Andrea Hirata diagung-agungkan sebagai penulis jenius oleh para pegiat sastra maupun orang-orang yang sekadar hobi membaca buku.

Belakangan, ia dan buku-bukunya kembali jadi perbincangan hangat berkat cuitan X/Twitter @happyaiss yang mengajak warganet untuk memberikan opini-opini tak populer (unpopular opinion) mereka soal penulis-penulis ternama di Indonesia.

Untungnya, sebagian besar orang mengetikkan komentar positif serta menyampaikan bagaimana tetralogi Laskar Pelangi memberikan dampak ke hidup mereka.

Baca Juga: Kabar Duka, Febriansyah Pemeran Borek 'Samson' dalam Film Laskar Pelangi Dikabarkan Meninggal Dunia pada Usia 29 Tahun, Sakit Apa?

“Bukan unpopular opinion, tapi mau berterima kasih banyak sama beliau dan karya-karyanya. Empat belas tahun berselang setelah sesenggukan baca tetralogi laskar pelangi, nyampe Edensor juga. Hamdalah,” tulis akun @aachiiww_

Edensor merupakan instalasi ketiga dari tetralogi Laskar Pelangi. Latarnya di Eropa ketika tokoh utamanya, Ikal, berhasil menggapai beasiswa ke negara Prancis.

“Menurutku anak-anak smp-sma harus baca bukunya beliau deh. Semacam satu fase kehidupan yang mesti dilakukan. Soalnya kalau diingat-ingat lagi, buku-buku beliau secara nggak langsung dulu menolongku buat semangat sekolah dan meraih cita-citaaa wkwk,” tulis akun @lembahbulan.

“Bukan unpopular opinion : selesai baca karya" beliau keinginan untuk menguasai dunia lewat pendidikan/seni naik tajam,” tulis akun @sichan_can.

“Laskar Pelangi is arguably the most representative Indonesian Literature in terms of international exposure. Temen kantor HCM bilang dulu dia baca LP in Vietnamese bukan terjemahan Inggris (kaget dikit) dan bahkan masih inget latarnya di Sumatera hahah,” tulis akun @indevinite.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X