Minggu, 19 Juli 2026

7 Fakta Menarik Penerbangan Luar Angkasa Katy Perry bersama Blue Origin: Pertama Sepanjang Sejarah dalam 60 Tahun Seluruh Awak Pesawatnya Perempuan

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 15 April 2025 | 20:00 WIB
Potret Katy Perry dan seluruh kru perempuan yang ikut dalam perjalanan luar angkasa dengan roket Blue Origin (Instagram/blueorigin)
Potret Katy Perry dan seluruh kru perempuan yang ikut dalam perjalanan luar angkasa dengan roket Blue Origin (Instagram/blueorigin)

3. Katy Perry Menyanyikan Lagu di Luar Angkasa

Meski sempat diisukan akan menyanyikan lagunya sendiri seperti "Firework" atau "E.T."," Katy Perry memilih untuk menyanyikan "What a Wonderful World" karya Louis Armstrong yang dinyanyikan saat kapsul mencapai luar angkasa dalam kondisi tanpa gravitasi.

Pilihan lagu ini mencerminkan kekaguman sang diva melihat Bumi dari ketinggian lebih dari 100 kilometer, terbang melintasi tepi batas luar angkasa.

Baca Juga: Titek Puspa Dalam Kenangan, Dwi Andhika Bagikan Jejak Karir Saat Bersama Sang Penyanyi Legendaris: Great Mentor and Inspiration...

4. Suvenir Unik dan Makna Personal

Menariknya, dalam penerbangan ini setiap anggota kru membawa benda kecil dengan makna mendalam.

Perry membawa bunga daisy sebagai penghormatan untuk putrinya, sekaligus simbol ketangguhan karena bunga ini bisa tumbuh di mana saja dalam kondisi sulit.

Aisha Bowe membawa bendera Apollo 12 dan conch chowder kering, makanan nasional Bahama, untuk menghormati warisannya.

Amanda Nguyen membawa kerang dari Malaysia, tempat ibunya mencari suaka, dan catatan bertuliskan "Jangan pernah menyerah."

Sementara Lauren Sanchez membawa mainan maskot dari buku anak-anaknya, The Fly Who Flew to Space, serta alat sensor untuk program pendidikan Teachers in Space.

Baca Juga: Terharu! Jessica Jane Menceritakan tentang Sang Ayah ketika Menjemputnya dari Jakbar ke Jakpus dengan Jalan Kaki

5. Desain Baju Antariksa Khusus

Tak sembarangan, seluruh kru dalam perjalanan ini memakai baju antariksa khusus yang dirancang oleh Monse, brand fesyen ternama.

Berbeda dari desain standar Blue Origin, baju ini terbuat dari neoprene tahan api yang ramping dan dirancang khusus untuk perempuan.

Penampilan mereka yang tampil stylish juga menekankan bahwa semua perempuan baik itu insinyur, ilmuwan, maupun entertainer bisa menaklukkan ruang angkasa tanpa harus melepaskan jati diri mereka sebagai pencinta fashion.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Reuters, Blue Origin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X