Kamis, 4 Juni 2026

Lagi Perjalanan Mudik atau Arus Balik Lebaran 2025 di Area Situbondo? Perut Keroncongan Wajib Cobain Ini, 4 Kuliner yang Bikin Nagih

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Rabu, 2 April 2025 | 14:30 WIB
Ilustrasi kuliner khas Situbondo yang bisa dihampiri ketika melalui jalur mudik atau arus balik Lebaran 2025. (Freepik / freestockcenter)
Ilustrasi kuliner khas Situbondo yang bisa dihampiri ketika melalui jalur mudik atau arus balik Lebaran 2025. (Freepik / freestockcenter)

SketsaNusantara.id- Situbondo tak jarang menjadi jalur perlintasan mudik atau arus balik Lebaran 2025.

Jika kalian berkesempatan lewat di Situbondo dalam perjalanan mudik atau arus balik Lebaran 2025. Wajib mencoba beberapa suguhan kulliner.

Bisa untuk sarapan, makan siang hingga makan malam. Cocok untuk mengisi perut yang sedang lapar.

Baca Juga: Pernah Coba Gucel? Kuliner Legendaris Perpaduan Unik Gudeg dan Pecel di Jember Jadi Menu Favorit yang Menggugah Selera, Bule Aja Doyan!

1. Tajin Palappa

Suguhan khas Situbondo yang banyak ditemui pada pagi hari ini bisa dicoba jika kalian ingin mencari menu sarapan.

Warga dari luar Situbondo yang kebetulan ingin mencari sarapan, boleh mencoba tajin palappa. Biasanya masih ada beberapa warung yang buka pada Lebaran 2025.

Baca Juga: 10 Link Kartu Ucapan Spesial Idul Fitri 1446 H Keren nan Estetik, Desain Gratis Cocok Share di Medsos Pas Momen Lebaran 2025

2. Nasi Sodu

Melintasi Situbondo saat mudik Lebaran 2025 atau arus balik, wajib mencoba nasi sodu. Kuliner khas Situbondo yang disajikan dengan sepiring nasi dengan kuah gulai lawuh kemudian dicampung kacang panjang.

Diberi pula dengan campuran wortel dan buncis. Semakin nikmat jika disantap dengan campuran ikan tongkol yang dimasak bumbu merah dan sambal terasi toge.

Baca Juga: Dakwah Tanpa Menghakimi: Kisah Kyai Nyentrik asal Situbondo dalam Merangkul Preman Kembali ke Jalan Allah

3. Sate Lalat

Sate sebenarnya banyak dijumpai di berbagai wilayah, tak terkecuali di Kabupaten Situbondo. Meski julukannya sate lalat, namun tetap terbuat dari daging ayam.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X