Kontroversi lainnya datang saat Codeblu mengunggah video dengan menuding toko cake and patisserie CT mengirimkan nastar berjamur ke panti asuhan pada 15 November 2024 lalu.
Selain itu, dia juga mengkritik kualitas produk dan kondisi dapur yang menurutnya tidak layak.
Video tersebut viral dan menuai kritik tajam dari banyak netizen terhadap toko kue CT.
Tetapi pada 17 November 2024, toko kue CT membantah tuduhan dengan mengatakan jika produknya sudah melewati proses Quality Control.
Meski telah dibantah, Codeblu tetap membuat video teguran terhadap toko tersebut pada Januari 2025.
Hingga pada 28 Februari 2025, pria ini menyampaikan permintaan maafnya usai mengetahui bahwa informasi yang disampaikannya tidak benar.
Kemudian muncul tuduhan baru lagi bahwa food vlogger itu meminta uang sebesar Rp 350 juta dari toko kue CT, sebagai imbalan untuk menghapus review negatifnya pada 1 Maret 2025.
Tetapi istri Codeblu, Theresia Rosalinda membantahnya dengan mengatakan jika Rp 350 juta adalah tarif untuk jasa konsultasi, bukan sebagai imbalan.
3. Disorot Anggota DPR RI
Kontroversi antara Codeblu dan toko kue CT akhirnya disorot oleh Anggota Komisi VI DPR, Mufti Anam.
Mufti Anam merasa prihatin tentang berbagai konten review makanan yang bisa merugikan pelaku usaha kuliner, khususnya saat tidak disertai verifikasi yang cukup.
Ia menyarankan perlu adanya regulasi yang lebih ketat kepada para konten kreator, sebagai upaya perlindungan untuk produsen maupun konsumen.
Artikel Terkait
Bukan Dilarang Nagita Slavina, Raffi Ahmad Mendadak Absen di Program Sahur, Ada Apa?
Kicauan Pedas Fedi Nuril Soroti Jabatan Ganda Para Penguasa, Suguhkan Bukti Langgar UUD, Nama Erick Thohir Terseret Kacau
3 Selebriti Mualaf yang Jalani Puasa Ramdhan 2025 Pertama Kali, Ada Mahalini Hingga Bos Skincare
Baim Wong Resmi Pinang Kimberly Ryder, Cepet Banget Move On dari Paula Verhoeven
Aib Dibongkar Asri Welas, Galiech Rahardja Murka: Merasa Dihakimi dan Sebut Bukan Konsumsi Publik