Seperti yang dialami oleh kedua korban. Hipotermia menjadi penyebab utama sehingga mengakibatkan keduanya gugur dalam perjalanan.
"Sebagai catatan, di ketinggian di atas 4000-an MDPL, apalagi dalam cuaca buruk, kita memang tidak boleh diam terlalu lama, sebab rentan terkena hipotermia," tutup Fiersa Besari.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Surat Terbuka Masyarakat Madura di Yogyakarta, Desak Jaminan Keamanan hingga Tantang Carok Jika Premanisme oleh Oknum Papua Tak Dihentikan
Viral! Kronologi Seorang ASN Diduga Lakukan Kekerasan Kepada Siswa di Papua Buntut Demonstrasi Makan Bergizi Gratis, Bikin Netizen Geram
Nyesek! Unggahan Istri Fiersa Besari Usai Rombongan Sang Suami Alami Insiden di Puncak Carstensz: Mari Kirim Doa
Kronologi Rombongan Pendaki Fiersa Besari Alami Hipotermia di Puncak Carztensz Papua, 2 Orang Meninggal Dunia
Sempat Hilang Kontak, Begini Kondisi Fiersa Besari Usai 2 Orang Pendaki dalam Rombongannya Meninggal Dunia saat Turun dari Puncak Carstensz Papua
Siapakah Aqia Nurfadla? Perjalanan Cintanya dengan Fiersa Besari Disorot Pasca Insiden Maut di Puncak Carstensz, Sempat Tak Direstui Ortu Gegara Ini