Kamis, 4 Juni 2026

Melly Goeslaw Soroti Polemik Lagu 'Bayar Bayar Bayar', Ikut Apresiasi Karya-Karya Sukatani hingga Respons Pemecatan Sang Vokalis

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Rabu, 26 Februari 2025 | 06:29 WIB
Melly Goeslaw pertanyakan pemecatan vokalis band Sukatani sebagai guru.  (Instagram @sukatani.band)
Melly Goeslaw pertanyakan pemecatan vokalis band Sukatani sebagai guru. (Instagram @sukatani.band)

SketsaNusantara.id - Penyanyi sekaligus penulis lagu Melly Goeslaw ikut bersuara atas apa yang menimpa band punk asal Purbalingga, Sukatani belum lama ini.

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Melly mengatakan, lirik lagu Bayar Bayar Bayar milik Sukatani adalah cerminan protes yang ditujukan pada sebuah instansi negara.

“Jadi menurut saya harus disikapi dengan bijaksana,” tulis Melly dikutip SketsaNusantara.id pada Rabu, 26 Februari 2025.

Baca Juga: Berkelas! Voice of Baceprot Sampaikan Pesan Menohok, Tanggapi Soal Polemik Lagu Band Sukatani yang Sempat Dilarang Beredar Gegara Kritik Polisi

Sebelum viral, Melly blak-blakan mengaku tidak tahu tentang band Sukatani juga lagu Bayar Bayar Bayar.

Hingga akhirnya protes datang dari masyarakat, setelah lagu tersebut dipaksa diturunkan dari peredaran.

Wanita yang kini duduk sebagai anggota DPR RI ini berharap, kritikan yang disampaikan lewat lagu Bayar Bayar Bayar, bisa menjadi masukan positif bagi instansi terkait.

Baca Juga: Diduga Sindir Sukatani, Cuitan Ganjar Pranowo Jadi Sorotan, Netizen: Dapat Salam dari Petani Wadas

“Positifnya, jadi semakin banyak yang tau lagu ini, sehingga lirik yang ditulis untuk mengkritik lagu itu pun menjadi lebih tergaungkan dan terdengar ke seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Melly mendorong adanya kebebasan berekspresi, dengan tidak mengesampingkan aturan yang sudah ditetapkan.

Salah satunya sebagaimana yang sudah tertulis dalam UU Hak Cipta Pasal 50 dan UU ITE Pasal 27 dan 28.

Baca Juga: Sukatani Jilid 2? Rina Nose Jadi Vokalis Band Metal, Sindir Oligarki, Netizen Ingatkan Hal Ini

Menurut Melly, seniman yang cerdas, tentu tahu bagaimana cara menyelipkan pesan dalam karyanya hingga bisa diterima dengan baik di masyarakat.

“Sukatani mengemas karyanya dengan cukup cantik, meski awalnya menimbulkan komunikasi yang kurang cantik antara Sukatani dan institusi tersebut,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X