Kamis, 4 Juni 2026

Hindia Rilis Mixtape "Doves" di Hari Spesial Kolaborasi dengan Ibu Sumarsih, Lirik Lagunya Mendalam dan Bikin Merinding!

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Senin, 24 Februari 2025 | 20:38 WIB
Doves 25 on Black Canvas official lyrics video Hindia (Instagram.com/@wordfangs)
Doves 25 on Black Canvas official lyrics video Hindia (Instagram.com/@wordfangs)

[Intro]

Dan tidak akan ada orang yang rela anak yang dicintai ditembak atau dibunuh

[Spoken word]

Wawan itu anak yang menyenangkan
Hobinya membaca
Dia di kamar mandi pun selalu baca koran
Atau bawa komik atau buku
Kalau hari Sabtu, hari Minggu
Kami masak bersama-sama

Baca Juga: Nikita Mirzani Ngaku Hamil 3 Bulan, Tengku Zanzabella Naik Darah Sebut Tersangka Kasus Reza Gladys Drama: Alasan Biar...

Pada saat makan bersama itu, jam berapa pun makan malam bersama
Kami bercerita tentang keseharian
Dari pembicaraan yang sederhana, kami membicarakan masalah politik
Karena pada tahun ’97-’98 masalah politik Indonesia semakin memanas
Setelah pembicaraan sampai kepada masalah politik, selalu ditutup dengan “Besok dimasakin apa?”


Karena pada tahun ’98 itu demonstrasi dan hari ke hari semakin membesar

Tahun ’98 terjadi tragedi kemanusiaan yang sudah diselidiki oleh Komnas HAM
Yaitu dalam berkas tragеdi penembakan mahasiswa
Peristiwa Sеmanggi 1, Semanggi 2, Trisakti
Kemudian berkas kerusuhan 13-15 Mei ’98
Dan berkas penghilangan paksa atau penculikan aktivis pro-demokrasi

Baca Juga: Nikita Mirzani Ngaku Hamil 3 Bulan, Tengku Zanzabella Naik Darah Sebut Tersangka Kasus Reza Gladys Drama: Alasan Biar...

Wawan mahasiswa Atma Jaya
Juga aktif di masyarakat dengan ikut anggota Tim Relawan untuk Kemanusiaan
Mengadvokasi korban 13, 15 Mei ’98 sebagai anggota tim relawan kemanusiaan
Setiap Wawan datang ke rumah sakit yang diminta adalah obat-obatan untuk teman-temannya yang berdemonstrasi

Dan menurut kesaksian, pada tanggal 13 November hari Jumat itu, jam 10 pagi
Bersama enam orang temannya, Wawan menetralisir gas air mata di depan kampus Atma Jaya dengan menyemprotkan air hidran
Sekitar jam 3 sore, aparat masuk ke Atma Jaya
Ada korban yang jatuh, Wawan ngasih tahu

“Pak, itu ada korban. Boleh ditolong atau tidak?”
Tentara itu mengatakan, “Boleh, silakan”
Kemudian Wawan mengeluarkan bendera putih, dilambai-lambaikan
Tetapi pada saat Wawan akan mengangkat korban, justru Wawan ditembak

Baca Juga: Nunung Nekat Tinggal di Kos Bareng Suami! Jual Aset Demi Perjuangan Hidup, Kenapa?

Banyak orang mengatakan dari pagi Wawan menggunakan ID card Tim Relawan untuk Kemanusiaan

Dan Wawan diautopsi oleh Dr. Budi Sampurno
Wawan meninggal dunia karena ditembak dengan peluru tajam standar militer di dada sebelah kiri mengenai jantung dan parunya

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X