Kamis, 4 Juni 2026

Fanny Soegi Dukung Band Sukatani yang Karyanya Dibredel Polisi, Posting Lagu Gelap Gempita Sebagai Bentuk Melawan Ketidakadilan

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 21 Februari 2025 | 12:21 WIB
Fanny Soegi beri dukungan Band Sukatani unggah lagu Gelap Gempita sebagai bentuk perlawanan atas ketidakadilan  (Instagram/fannysoegi)
Fanny Soegi beri dukungan Band Sukatani unggah lagu Gelap Gempita sebagai bentuk perlawanan atas ketidakadilan (Instagram/fannysoegi)

"Di dalam cara mereka terpampang kedzaliman, di dalam harap mereka cahaya kemenangan," lanjutnya.

"The light shining on them, Will be blocked by this flag, (Cahaya yang bersinar pada mereka, Akan diblokir oleh bendera ini)," pungkasnya.

Lagu ini kemudian menjadi sorotan publik dan disebut-sebut liriknya pas dengan keadaan saat ini, di tengah aksi demo "Indonesia Gelap" sebagai kritik untuk "para penguasa dzalim".

Baca Juga: Sama-Sama Ciptakan Karya Lagu Tentang Polisi Tanah Air! Ramai Band Sukatani Dibandingkan dengan Slank, Netizen: Penjilat

"Menyala Mbak Fanny liriknya pas banget sama kondisi sekarang, Sukatani dibredeli oleh polisi, miris banget padahal lagunya jujur banget lho," komentar salah satu netizen.

"Lha iya aku sudah dengar, (pemberedelan) ini aneh banget kenapa bisa gitu," balas Fanny Soegi sambil menyisipkan emoji tangan mengepal tanda perlawanan pada ketidakadilan.

Fanny juga mengaitkannya dengan mengunggah lagu Slank berjudul Polisi Baik Hati yang  menyebut polisi sebagai sosok "ramah, manusiawi dan pembela rakyat serta sukarela mengayomi masyarakat".

Baca Juga: Siapa Band Sukatani? Profil 2 Musisi yang Tengah Viral, Ciptakan Lagu dengan Gaya Kontroversial Sampai Dilarang Beredar di Tanah Air

Lagu Slank itu bertolak belakang dengan kondisi saat ini. Lirik lagunya kontras dengan Sukatani yang berani menyuarakan kebenaran.

"Sukatani sudah benar: apa-apa bayar polisi. Slank yang hoax: mana ada polisi baik hati. #KamiBersamaSukatani," komentar netizen lainnya.

Sementara itu, Pihak kepolisian telah menyatakan bahwa permintaan maaf yang disampaikan Band Sukatani bukanlah permintaan dari Polri.

Pihaknya menegaskan bahwa Polri bukanlah institusi yang anti-kritik dan terus berupaya menjadi institusi yang terbuka terhadap masukan dari masyarakat.

Baca Juga: Lirik Lagu Bayar Bayar Bayar Karya Band Sukatani yang Tengah Tuai Kontroversi, Mendadak Hilang Jejak Karyanya Buntut Diduga Sindir Profesi Polisi

"Polri terus berupaya menjadi organisasi yang modern dan terbuka, itu adalah komitmen kami bahwa Polri tidak anti kritik," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, kepada wartawan pada hari Kamis, 20 Februari 2025.

Kini, meski karya Band Sukatani dibredel, namun lagu "Bayar Bayar Bayar" tersebut malah makin banyak beredar di media sosial.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @fannysoegi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X