"Saya sama istri saya sempat ngobrol bahwa orang yang gak enakan ketemu dengan orang gak tahu diri itu bener ada dan saya bersyukur nonton film ini, terima kasih," pungkasnya sambil menyeka air mata yang disambut tepuk tangan para penonton di bioskop.
Pramono Anung Wibowo, merupakan seorang politikus Indonesia yang dikenal luas atas dedikasinya dalam dunia politik dan pemerintahan.
Laki-laki yang akrab dipanggil Mas Pram itu lahir pada 11 Juni 1963 di Kediri, Jawa Timur.
Sebagai anak ketiga dari tujuh bersaudara, Pramono tumbuh dalam keluarga sederhana yang menanamkan nilai-nilai kerja keras dan pendidikan sejak dini.
Ia meraih gelar sarjana Teknik Pertambangan di Institut Teknologi Bandung (ITB). Pramono merupakan salah satu mahasiswa terbaik ITB dan aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Tambang ITB periode 1985-1986 dan memimpin Forum Komunikasi Jurusan di Dewan Mahasiswa ITB pada periode 1986-1987 yang membentuk kepemimpinan sejak usia muda.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Pramono melanjutkan studi Magister Manajemen di Universitas Gadjah Mada dan meraih gelar doktor dalam bidang Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Padjadjaran pada 11 Januari 2013.
Pramono juga mengisi posisi penting di berbagai perusahaan ternama hingga akhirnya terjun ke dunia politik dengan bergabung bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
Dalam perjalanan politiknya, Pramono terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) selama empat periode berturut-turut sejak 1999 hingga 2015.
Pramono juga pernah berada pada posisi sebagai Wakil Ketua DPR-RI pada periode 2009-2014 hingga dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Kabinet Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo sampai tahun 2024.
Kehidupan pribadi Pramono penuh dengan nilai-nilai kekeluargaan yang kuat. Ia menikah dengan Endang Nugrahani pada tahun 1991 dan dikaruniai dua anak.
Sebagai anak ketiga dari tujuh bersaudara, Pramono merasakan langsung tantangan dalam mendukung keluarga besarnya yang memiliki keterbatasan finansial.