Dijelaskan juga bahwa, permasalahan tersebut tidak ada kaitannya atau berhubungan dengan Pesantren Tebuireng.
“Pesantren Tebuireng selalu menjaga ukhuwwah serta marwah yang diajarkan oleh Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari dengan mengedepankan sikap akhlaqul karimah,” tulis klarifikasi Pesantren Tebuireng dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi tebuireng.online.
Dijelaskan juga bahwa akibat hukum yang timbul dari masalah tersebut, menjadi tanggung jawab Salma Rahmatika secara pribadi.
***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI