SketsaNusantara.id - Sosok polisi bernama Ipda Purnomo menjadi bulan-bulanan netizen di X (Twitter;red).
Membawa tagline polisi baik, Ipda Purnomo kerap mengunggah konten-konten ‘kebaikan’ anggota Polri yang disinyalir untuk memperbaiki citra kepolisian di media sosial.
Tak sendirian, Purnomo hanya satu dari polisi lainnya yang juga kerap membuat konten di media sosial, di antaranya Ipda Herman Hadi Basuki alias Pak Bhabin juga Aipda Monang Parlindungan Ambarita.
Namun sayangnya, bukan puja-puji maupun apresiasi yang diterima Purnomo.
Polisi yang baru membuat akun X pada Januari 2025 ini malah dirujak netizen.
Pasalnya, konten-konten maupun unggahan Purnomo dinilai tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dari seorang polisi.
Purnomo bahkan kerap mengunggah cuitan di jam kerja yang tidak terkait tugasnya sebagai polisi, mulai dari merawat ODGJ hingga anak-anak disabilitas.
Terbaru, Purnomo menuai kritikan tajam lantaran mengunggah korban kekerasan seksual tanpa sensor di akun X pribadinya.
Padahal, ada UU yang menyebut korban berhak atas kerahasiaan identitas.
Purnomo berdalih, hal itu ia lakukan agar korban kekerasan tersebut bisa segera bertemu keluarganya lantaran tidak bisa diajak berkomunikasi.
Ramai dihujat, Purnomo pun akhirnya menghapus unggahan tentang korban kekerasan seksual tersebut.