SketsaNusantara.id - Meski menuai banyak perdebatan sejak masih era Menteri Pendidikan Nadhiem Makarim, namun rupanya sistem zonasi tak akan dihapus pada era Menteri pendidikan baru.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang mengungkapkan bahwa sistem zonasi akan tetap berlaku namun akan mengkombinasikan dengan sistem yang lain.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV, Mensesneg Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa konsep Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan dibahas dengan Presiden Prabowo Subianto usai lawatan ke india dan Malaysia.
Namun sebelumnya sudah diputuskan bahwa sistem PPDB terbaru akan mengkombinasikan sistem zonasi dengan sistem konsep baru yang akan diputuskan dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto.
Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menyerahkan penyusunan konsep PPDB ke Mensesneg Prasetyo Hadi.
Sedangkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti tinggal menunggu penyusunan dari Mensesneg.
Baca Juga: Naas! Mobil Tertabrak Kereta Api di Jember, Diduga Palang Pintu Tidak Tertutup
"Kita cari yang terbaik, karena masing-masing sistem itu ada baiknya dan juga kekurangannya," ujar Mensesneg Prasetyo Hadi.
"Kita menunggu Bapak Presiden dulu untuk putuskan," tambahnya.
"Karena itu menyangkut banyak hal, banyak sektor tentunya kita ingin mengambil keputusan yang benar-benar supaya bisa diterapkan dengan lebih baik daripada sistem sebelumnya," tambahnya lagi.
Sedangkan Abdul Mu'ti selaku Menteri Pendidikan Daar dan Menengah juga menegaskan bahwa pihaknya akan segera memutuskan sistem baru PPDB agar memudahkan konsolidasi dan koordinasi serta sosialisasi.
Sebab sistem baru PPDB ini menurutnya akan berpengaruh pada kebijakan pemerintah daerah, kesiapan sekolah serta pemahaman sekolah mengenai konsep penerimaan siswa baru ini.