Bersamaan dengan cuitannya tersebut, Fedi Nuril menyertakan tangkap layar jejak digital Rudi Sutanto yang tengah berdebat dengannya.
“Bohir gue kan emak lo, masa lupa?,” tulis Rudi Sutanto.
“Wow, bawa-bawa emak gue. Semoga Allah SWT melindungi lo sekeluarga. Aamiin,” jawab Fedi Nuril saat itu.
Selain itu, Fedi Nuril pun mempertanyakan penunjukan Rudi Sutanto sebagai Staf Khusus Menteri Bidang Strategis Komunikasi di Komdigi.
Menurut Fedi Nuril, jabatan yang diemban Rudi Sutanto keliru jika merujuk pada pengertiannya.
“‘Staf Khusus Menteri Bidang Strategis Komunikasi’. Bukankah seharusnys ‘Strategi Komunikasi’ atau Komunikasi Strategis’?,” tulis Fedi Nuril sembari men-tag akun Ivan Lanin, pegiat bahasa Indonesia.
Unggahan Fedi Nuril ini pun menuai respons beragam dari netizen di kolom komentar.
“Parah, harusnya cek dulu data jejak digital, rekam jejaknya sebelum mengangkat pejabat tersebut,” tulis akun @Ilhamxxx.
“Model ginian jadi stafsus, yang bener aja lo,” tulis akun @xxxkerzone.
“Kenapa yang cangkemnya tidak sopan malah jadi pejabat ya,” tulis akun @MauxxxApain.
“Pak Rudi adalah pendukung militan Jokowi sejak 2012. Dia menyatakan bukan buzzer, membela Jokowi dengan suka rela tanpa bayaran apapun karena dia sudah kaya raya. Seharusnya ibu menteri tau siapa Pak Rudi, sebab rekam jejak digitalnya berserakan. Apalagi jika jalur titipan, kan tau siapa yang menitipkan,” tulis akun @xxxntyTJP.
***