SketsaNusantara.id - Penemuan pagar di sepanjang tepi laut Tangerang menghebohkan publik baru-baru ini.
Kepemilikan pagar bambu yang terbentang sepanjnag 30,16 kilometer sempat menjadi misteri.
Pemerintah dikabarkan tidak tahu menahu siapa pemilik dan sejak kapan pagar laut tersebut ada.
Kehebohan pagar laut di Tangerang Banten ini pun langsung mendapatkan tanggapan dari Kementrian Perikanan dan Kelautan (KPP).
Pagar laut misterius ini diduga dibangun secara ilegal hingga KPP menegaskan pihaknya akan segera membongkar pagar tersebut.
Meski baru heboh belakangan ini, rupanya pagar laut tersebut sudah ada sejak 2024 lalu.
Mantan Staf Khusus Menteri ESDM, Said Didu rupanya pernah melaporkan penemuan pagar laut pada Juli 2024 lalu.
“Masalah pagar laut sudah saya suarakan sejak Juli 2024,” tulisnya dalam cuitan akun X pribadinya @msaid_didu.
Lewat akun TikTok-nya @muhsaiddidu, mantan Sekretaris Kementrian BUMN ini sempat mengunggah video penemuan pagar laut tersebut pada 17 Juli 2024.
Dalam video tersebut, Said Didu juga melontarkan kritiknya pada pemerintah dan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.