news

Unik, Aplikasi Quran Kemenag Kini Dilengkapi dengan Fitur Terjemahan dalam Bahasa Daerah, Begini Cara Menggunakannya

Selasa, 7 Januari 2025 | 09:30 WIB
Potret aplikasi Qur'an Kemenag yang kini dilengkapi fitur terjemahan Bahasa Daerah, mulai dari Bahasa Jawa, Sunda, Cirebon, dan lain-lainnya. (Instagram/lpmq_kemenag_ri)

 

SketsaNusantara.id - Pemerintah menghadirkan cara unik memberikan kemudahan bagi umat Islam mempelajari Al Quran dengan menambahkan fitur unik yang merepresentasikan keberagaman budaya Indonesia.

Kementerian Agama (Kemenag) Indonesia terus menghadirkan inovasi dan memberikan terobosan terbaru dengan menyediakan fitur terjemahan Al-Qur'an dalam berbagai bahasa daerah.

Terjemahan Al Quran dalam berbagai macam bahasa daerah ini tersedia di website maupun aplikasi Quran Kemenag.

Baca Juga: Menag RI Hadiri Wisuda Ribuan Siswa MI Penghapal Al Quran di Jombang: Saya Sangat Bangga

Fitur ini dirancang untuk memudahkan pengguna memahami isi Al-Quran dalam bahasa yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Kemenag RI, fitur terjemahan bahasa daerah ini merupakan hasil sinergi antara Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) dan Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan.

Abdul Aziz Sidqi selaku Kepala LPMQ, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bukti nyata kolaborasi untuk mendekatkan umat Islam dengan kitab suci Al-Quran di tengah hambatan keragaman bahasa di Indonesia.

Baca Juga: Cukup Dibaca 3 Kali Amalan agar Anak Jadi Hafidz atau Hafidzah Al Quran, Ijazah dari Kyai Arwani Amin Said

"Terjemahan Quran dalam bahasa daerah ini adalah keunikan dan khas dimiliki Qur'an Kemenag yang tidak dimiliki aplikasi Al-Qur'an digital lainnya," ujar Abdul Aziz dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin, 6 Januari 2025.

Saat ini, aplikasi Qur'an Kemenag telah menyediakan terjemahan dalam 10 bahasa daerah, yaitu: Mandar, Sunda, Palembang, Jawa Banyumas, Using Banyuwangi, Melayu Jambi, Gayo, Tolaki, Cirebon, dan Bima.

Keberagaman ini tidak hanya menambah fungsionalitas aplikasi, tetapi juga merepresentasikan kekayaan budaya Nusantara termasuk keanekaragaman bahasa daerah.

Baca Juga: Ringan tapi Berpahala Besar, 4 Amalan sebelum Tidur, Ustadz Hilman Fauzi: Setara Mengkhatamkan Al Quran

Lebih lanjut, Kemenag berkomitmen untuk terus menambah koleksi terjemahan bahasa daerah agar semakin banyak masyarakat yang bisa memahami Al-Quran dalam bahasa yang mereka gunakan sehari-hari.

Halaman:

Tags

Terkini