“Mereka bilang ini adab, tapi kayak meneer Belanda ngasih makan pribumi,” tulis @Mu************1.
Namun ada juga netizen yang membela dengan mengungkapkan bahwa cara membagikan sesuatu seperti yang dilakukan istri Gus Miftah tersebut lumrah di pesantren Nahdlatul Ulama (NU).
“Nggak usah ngomong perbudakan. Kalau memang nggak suka tinggal skip aja, nggak suka sama Miftah bukan berarti harus lu hina semua keluarganya, dan cara membagikan kek gitu di ponpes NU sudah biasa,” cuit akun @Ac*****7.
“Setahuku memang gitu guys, jadi haruskjongkon atau nunduk banget, biar sopan setahuku,” tulis @Js**********s.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!