SketsaNusantara.id - Sujiwo Tejo ikut menanggapi soal bercandaan Gus Miftah yang dilontarkan pada Yati Pesek dalam sebuah video viral yang beredar luas di media sosial beberapa waktu lalu.
Sebagaimana diketahui, Gus Miftah santer jadi perbincangan publik usai bercandaannya dinilai terlalu berlebihan dan dianggap menghina Yati Pesek ketika satu panggung dalam suatu pagelaran wayang yang digelar 2 tahun lalu.
Dalam video lawas yang diunggah akun X @jawafess, ulama bernama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman itu ikut dianggap merendahkan Yati Pesek dengan menghina wajahnya yang jelek, menyebut seniman legendaris itu "baj****n", hingga dibandingkan dengan "lon**e" atau PSK (Pekerja Seks Komersial).
Tak sampai di situ, Gus Miftah juga ikut menyebut "s**u" Yati Pesek "expired" yang dianggap telah melakukan pelecehan seksual secara verbal.
Meski perkataan Gus Miftah tersebut dilontarkannya sebagai guyonan untuk mengundang tawa penonton, namun bercandaannya dianggap sudah keterlaluan.
Bahkan, aktivis perempuan, Kalis Mardiasih menyebut jokes Gus Miftah kepada Yati Pesek termasuk pelecehan verbal dan sangat merendahkan wanita.
Di sisi lain, Sujiwo Tejo, budayawan yang juga berprofesi sebagai dalang menyebut guyonan Gus Miftah bukan penghinaan.
Menurutnya, guyonan yang diucapkan Gus Miftah kepada Yati Pesek merupakan suatu hal yang "sudah biasa dilakukan" dalam pagelaran wayang sebagai bagian dari pertunjukan budaya di Jawa Tengah.
Melalui kanal YouTube miliknya, Sujiwo Tejo bahkan menyebut nama Yati Pesek sendiri juga dianggap sebagai penghinaan untuk sinden anggota pelawak Srimulat yang memiliki nama Suyati.
"Dalam pagelaran wayang, guyonan Gus Miftah pada Yati Pesek itu sudah biasa, bercandaan bahkan sampai menyebut hal-hal fisik yang paling intim," kata Sujiwo Tejo dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di kanal YouTube Sujiwo Tejo pada hari Selasa, 10 Desember 2024.