SketsaNusantara.id - Secara resmi Gus Miftah telah mengundurkan diri sebagai utusan khusus presiden bidang kerukunan umat beragama di masa jabatannya yang memasuki 46 hari.
Meski mengaku pengunduran dirinya tak mendapatkan tekanan dari siapapun, namun Gus Miftah telah dibuatkan petisi pengunduran diri sejak 4 Desember 2024 yang lalu.
Sampai saat ini tanda tangan petisi desakan supaya Presiden Prabowo mencopot Gus Miftah dari kedudukannya hingga kini sudah terkumpul 308.359.
Imbas dari ucapannya yang dinilai sebagian besar pihak sebagai ucapan tak pantas kepada pedagang es keliling Sunhaji kini ia harus melepaskan jabatannya seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.
Dalam pengunduran dirinya yang dilakukan di Sleman Jawa Tengah pada Jum'at 6 Desember 2024 ia menegaskan bahwa apa yang dilakukannya saat ini bukan karena desakan atau intimidasi dari siapapun.
Gus Miftah mengatakan bahwa apa yang terjadi padanya saat ini akan menjadi pelajaran berharga bagi dirinya.
Ia juga mengaku bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan Presiden Prabowo Subianto melalui sekretaris kabinet dan mengakui kesalahannya.
"Saya sudah berkomunikasi dengan Seskab dan saya memang salah," ujar Gus Miftah.
"Saya mengakui salah dan meminta maaf," tambahnya.
Rupanya apa yang terjadi pada dirinya ia sudah berkomunikasi dengan istana melalui sekretaris kabinet, Mayor Teddy.
Artinya Presiden Prabowo Subianto sudah mengetahui hal ini dan sudah berkomunikasi tentang apa yang terjadi dan langkah apa yang diambil olehnya saat ini.