SketsaNusantara.id - Perundungan dan penganiayaan di sekolah kembali terjadi hingga korban kritis dan kasus sedang ditangani kepolisian.
Penganiayaan kini menimpa pada seorang anak kelas 3 SD hingga mengakibatkan kritis.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPAS TV, seorang anak kelas 2 SD alami kritis setelah dianiaya oleh kakak kelasnya di sekolaah.
Peristiwa tersebut terjadi di Blanakan, Subang Jawa Barat dimana anak kela 2 SD tersebut kini terbujur kritis tak berdaya.
Si anak yang menjadi korban tersebut kini sudah 2 hari tak sadarkan diri setelah dianiaya kakak kelasnya yang sudah kelas 4 dan 5.
Sebelum kondisi kesehatannya menurun, korban mengeluh bawha ia sakit bagian kepala lalu muntah-muntah.
Ia juga kemudian sudah mengaku dianiaya dua kakak kelasnya yang berinisial M dan O disebabkan ia tak memberikan uang pada pelaku saat jam istirahat.
Kasim, kepala sekolah SD dimana korban dan pelaku belajar mengaku bahwa kejadian tersebut tak terjadi di dalam kelas karena jika itu terjadi didalam kelas maka anak-anak yang lain pasti akan lapor.
"Itu tidak benar (tidak di bully di kelas," tegas Kasim, kepala sekolah SD dimana korban dan pelaku menuntut ilmu.
"Kalau kejadian di kelas di manapun, pasti anak yang lain pasti ngomong, pasti laporan ke kantor," tegasnya.
Setelah jatuh korban, terkait perundungan ini maka pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi namun sampai saat ini masih belum menetapkan tersangka.