SketsaNusantara.id - Lagi-lagi seorang anak menjadi korban kejahatan hingga ia harus tewas mengenaskan.
Kali ini terjadi pada seorang bocah berusia 7 tahun yang terbunuh karena telah di rudapaksa serta menjadi korban perampokan.
Dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, anak yang menjadi korban tersebut saat ini masih berusia 7 tahun dan sedang duduk di kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah.
Bocah yang menjadi korban kriminal tersebut merupakan anak yang berasal dari Banyuwangi Jawa Timur, ia tewas saat akan diberi pertolongan.
Ia dinyatakan meninggal dunia pada Rabu 13 November 2024 saat ia diberi pertolongan di sebuah klinik di Desa Kalibaru Manis, Desa Kalibaru, Kacamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Bocah 7 tahun tersebut meninggal dunia akibat luka parah dibelakang kepalanya.
Menurut penuturan sang ibu, ia dan pihak sekolah bersama mencarinya sebab anak tersebut belum pulang meski sudah melewati waktunya pulang sekolah.
Setelah dilakukan pencarian, ibunya menemukan sang anak tergeletak ditengah kebun bersama sepeda yang biasa dinaiki olehnya, serta baju yang robek dan sejumlah kancing baju yang lepas, perhiasan anting dan kalungnya juga lenyap.
Setelah meninggal dunia di klinik di Kalibaru kemudian ia dibawa untuk otopsi di Rumah Sakit di Genteng.
Setelah dilakukan otopsi tersebut kemudian ditemukan sebuah kesimpulan bahwa ia telah di rudapaksa alias diperkosa dan kemudian dibunuh di kebun kosong.
Selain itu bocah perempuan 7 tahun tersebut juga diambil kalung serta anting-anting yang dipakainya.