"Makanya kenapa orang menangis mendengar lagu itu?, karena itu dari sanubari dia," tambahnya.
Lagu Tanah Airku rupanya menggambarkan bagaimana rindunya seseorang pada tanah kelahirannya ketika ia sedang di negeri orang.
Lagu Tanah Airku menggambarkan seindah apapun atau semegah apapun negeri orang, namun negeri sendiri pasti terasa lebih indah.
Namun ada fakta mengejutkan dalam lagu Tanah Airku, bahwa jika disimak baik-baik maka kita tak akan pernah menemukan kata 'Indonesia', meski lagu tersebut identik dengan kecintaan kita kepada tanah air Indonesia.
Konon disanalah letak kejeniusan Ibu Sud, ia tak meletakkan kata 'Indonesia' sehingga lagu Tanah Airku pada hakekatnya bisa dipakai oleh semua bangsa, oleh semua orang yang merindukan bangsa atau negaranya.
Lagu Tanah Airku rupanya diciptakan Ibu Sud bagi siapa saja orang yang sedang merindukan tanah airnya, tak peduli ia berasal dari mana.
Sebab itulah tak heran para pemain Timnas, terkhusus pemain naturalisasi terlihat sangat tersentuh ketika momen usai pertandingan, dimana mereka akan berbaris melingkar ditengah lapangan menyanyikan lagu Tanah Airku bersama seluruh supporter.
Baca Juga: Profil Zion Suzuki, Sosok Kiper Timnas Jepang yang Berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Untuk itu Carmanita selaku salah satu keturunan dari Ibu Sud, meski belum ada pembicaraan resmi dengan PSSI, ia tegaskan mempersilahkan menggunakan lagu tersebut karena untuk kepentingan negara.
"Buat Pak Erick atau Pak Prabowo kalau denger ini, kita let go lagu itu khusus untuk PSSI karena itu membawa bangsa, rakyat Indonesia dan negara," tutur Carmanita.
Seluruh keturunan Ibu Sud mengakui bahagia jika lagu Tanah Airku menjadi lagu core-nya PSSI dalam ajang sepakbola dunia. Sebab itulah ia mempersilakan jika akan digunakan terus oleh PSSI.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!