SketsaNusantara.id- Menteri Badan Usaha Milik Usaha (BUMN) Erick Thohir secara resmi menunjuk mantan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).
Pemberian jabatan terbaru bagi Iwan Bule sebagai Komisaris Utama PT Pertamina itu dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Kemudian semua hasil keputusannya tertuang pada keputusan Menteri BUMN dalam Surat Keputusan (SK) Nomor SK-258/MBU/11/2024 dan SK-259/MBU/11/2024.
Surat Keputusan (SK) terkait posisi terbaru Iwan Bule ini berisi tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina.
Berikut ini penjelasan terkait rekam jejak karir sosok Mochamad Iriawan atau lebih dikenal sebagai Iwan Bule yang dikutip SketsaNusantara.id dari website p2k.stekom.ac.id.
Komjen. Pol. (Purn) Dr. Drs. H. Mochamad Iriawan, S.H., M.M., M.H. adalah pria kelahiran 31 Maret 1962 asal Jawa Barat dan seorang Purnawirawan perwira tinggi Polri.
Jabatan terakhirnya sebelum diangkat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina adalah menjadi Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional.
Iwan Bule atau Iriawan dikenal juga sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dan diketahui bergabung sejak April 2023 lalu.
Ia adalah salah satu lulusan Akademi Kepolisian pada tahun 1984 dan pernah ditugaskan menjadi Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.
Kasus besar dan populer yang pernah Iwan Bule tangani yaitu pembunuhan kontroversial yang dilakukan oleh Nasrudin Zulkarnaen dengan tersangka utama Ketua KPK Antasari Azhar.
Waktu itu dirinya masih berposisi sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dengan pangkat Komisaris Besar Polisi pada tahun 2008.