Sketsanusantara.id - Nama Alvin Cendy Yustian terseret polemik gelar doktor menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.
Nama tersebut terungkap setelah netizen diduga menemukan file disertasi Bahlil untuk gelar doktor berjudul "Kebijakan, Kelembagaan, dan Tata Kelola Hilirisasi Nikel yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia"
Dari file yang beredar di media sosial, diduga ada nama lain selain Bahlil dalam file disertasi tersebut.
Hal tersebut terungkap lewat gambar yang diunggah akun X @zakkiAmali. Metadata file disertasi ketua umum Golkar itu tercantum nama selain Bahlil sebagai penulis.
"Metadata file Disertasi Bahlil. Di dalam metadata ada nama selain dia sebagai penulis. Berprasangka baik saja, bisa jadi si masnya cuma memindahkan file Word ke Pdf," tulis akun @zakkiAmali.
Disertasi Bahlil diduga ditulis oleh orang lain bernama Alvian Cendy Yustian.
Lantas, siapa sosok Alvian Cendy Yustian? berikut jejak karir Alvian yang diduga sebagai joki disertasi Bahlil Lahadalia.
Melalui akun linkedIn milik Alvian, ia pernah bekerja sebagai finance intern di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2018.
Ia juga pernah bekerja sebagai valuer di KJPP Rengganis, Hamid & Rekan (strategic alliance of CBRE) pada 2020.
Dua tahun kemudian, Alvian tercatat sebagai Finance officer di PT Penguin Indonesia.
Setelahnya ia tercatat sebagai Investment Analyst di Kementerian Investasi atau BPKM.