SketsaNusantara.id - Sri Mulyani kembali ditunjuk sebagai Menteri Keuangan pada pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto.
Walau belum resmi, namun Sri Mulyani membenarkan bahwa dirinya diminta langsung oleh Prabowo Subianto untuk kembali menduduki jabatan yang selama 20 tahun terakhir ia pegang.
“Beliau meminta saya untuk menjadi Menteri Keuangan kembali,” tutur Sri Mulyani usai memenuhi panggilan Prabowo Subianto di Kertanegara.
Penunjukkan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan tak lepas dari kiprahnya dalam dunia ekonomi hingga latar belakang pendidikannya.
Sebelum masuk ke dalam pemerintahan, Sri Mulyani merupakan seorang pengamat ekonomi di Indonesia.
Sri Mulyani memiliki gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, tempat di mana ia sempat menjadi asisten pengajar.
Setelah mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1986, Sri Mulyani melanjutkan pendidikannya di University of Illinois at Urbana Champaign, Amerika Serikat dan meraih gelar Master of Science of Policy Economics tahun 1990.
Tak berhenti di situ, ia kembali melanjutkan pendidikannya ke jenjang doktoral di universitas yang sama dan mendapatkan gelar Ph.D in Economics tahun 1992.
Saat menempuh pendidikan doktoralnya, Sri Mulyani juga sempat menjabat sebagai asisten profesor di University of Illinois at Urbana, Champaign seperti dikutip SketsaNusantara.id dari situs Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia.
Dengan gelar tersebut, ia pun sempat menduduki jabatan penting di Internationa Monetary Fund (IMF) pada 2002 lalu.